‘’Sambil menunggu proses deportasi, saat ini ke-5 nelayan tersebut ditampung di salah satu Pastoran Paroki yang ada di Daru yang kebetulan Pastor Parokinya orang Indonesia,’’ jelasnya.
Rekianus Samkakai menjelaskan, pemerintah melakukan koordinasi dengan pemilik kapal KMN Raditijaya terkait tanggung jawab dan proses pemulangan para ABK.
‘’Kami mengimbau para pemilik kapal dan nelayan agar lebih memperhatikan keselamatan pelayaran serta memastikan kelengkapan dokumen dan perlengkapan keselamatan sebelum melakukan aktivitas di laut, terlebih di wilayah perbatasan antarnegara,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Usai terpilih, Ridwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musda dan pengurus sebelumnya yang telah membangun…
Bupati Merauke Yospeh Bladib Gebze memastikan akses Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang saat ini…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menegaskan operasi ini difokuskan pada penindakan tindak pidana 3C,…
Warga setempat menyebut mereka anak jantung kota, sebutan sayang bagi anak jalanan. Mereka tumbuh…
Andi, salah seorang sopir truk yang mengantre solar, mengaku kehadiran personel kepolisian sangat membantu. Menurutnya,…
Sejak tim memulai latihan bersama, Boaz terlihat masih melakukan latihan terpisah di pinggir lapangan dan…