

Petugas saat melepasliarkan 5 ekor reptil ke habitatnya kembali di dalam Taman Nasional Wasur Merauke, Selasa, (24/5). Karantina Pertanian for Cepos
MERAUKE–Sebanyak 5 ekor reptil, yang terdiri dari, satu ekor ular sanca coklat, satu ekor ular sanca bibir putih utara dan tiga ekor biawak dilepasliarkan di sekitar Taman Nasional Wasur Merauke, Selasa (24/5).
Lima ekor reptil yang dilepasliarkan tersebut merupakan hasil tangkapan petugas Karantina di Cargo Bandara Mopah Merauke saat akan dikirim secara ilegal keluar Merauke.
Hanya saja, karena pemilik dari barang tersebut tak kunjung ditemukan petugas sehingga dikembalikan ke habitatnya. “Ini wujud koordinasi yang baik di lapangan. Sekaligus wujud kita semua dalam menjaga ekosistem alam, salah satunya dengan melepasliarkan satwa-satwa ke habitat aslinya,” ungkap drh. Yayan Taufiq Hidayat dari Badan Karantina Pertanian Merauke yang turut melepasliarkan 5 ekor reptil tersebut.
Yayan menambahkan, reptil-reptil asal Merauke memang memiliki keunikan tersendiri sehingga diminati oleh pehobi, namun diharapkan sesuai dengan prosedur. “Dengan mengurus dokumen SATS-DN dari BKSDA Merauke, kemudian Sertifikat Kesehatan dari Karantina Pertanian,”tambahnya. (ulo/tho)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…