Categories: MERAUKE

Warga Beralih ke Obat Tablet

MERAUKE- Semua apotik di Kabupaten Merauke tidak lagi menjual 5 obat sirup anak, semua sudah ditarik oleh BPOM. Dewi, apoteker pada Apotik Kinna, jalan Raya Mandala yang ditemui media ini mengungkapkan, sejak adanya pengumuman dari BPOM  untuk penarikan 5 jenis obat sirup anak tersebut, maka pihaknya langsung mengamankan 4 dari 5  jenis obat sirup anak tersebut karena satu jenis Sirup Anak  yakni Flurin DMP Sirup yang diproduksi PT Yarindo Farmatama belum masuk ke Merauke.

‘’Jadi sejak resmi diumumkan oleh BPOM bahwa kelima jenis obat sirup anak tersebut dilarang, pihaknya langsung menarik dari etalase dan tidak menjual lagi sirup tersebut,’’ katanya.

Bahkan di  etalasi dari Apotik  Kinna  ditempel kelima obat yang dilarang tersebut. ‘’Kita tempel sebagai pemberitahuan kepada masyarakat bahwa kelima obat sirup anak itu sudah dilarang dan tidak boleh diedarkan,’’ jelasnya.

Namun demikian, lanjut dia, dampak dari adanya temuan BPOM dan penarikan kelima obat sirup anak tersebut membuat masyarakat beralih ke  obat tablet. Banyak masyarakat  yang takut untuk membeli obat sirup lainnya meski hasil pemeriksaan BPOM bahwa obat sirup anak lainnya aman untuk dikonsumsi.

‘’Banyak orang yang masih takut dan tidak mau membeli obat sirup anak lainnya, padahal kita sudah berikan penjelasan. Tapi, tetap masih  ada rasa ketakutan sehingga beralih ke obat tablet,’’ kata Dewi.

Apoteker lainnya, Aliyah Fausiah Daud pada apotik  Shan Farma 3 di jalan Raya Mandala juga ditemui media ini mengaku jika  sudah tyidak menjual 4 dari 5 obat sirup anak yang dilarang tersebut, karena satu jenis obat yakni  yakni Flurin DMP Sirup yang diproduksi PT Yarindo Farmatama belum masuk ke Merauke. ‘’Kita sudah masukan ke dalam karton untuk kita kirim kembali ke farmasinya. Jadi kita tidak jual lagi,’’ jelasnya.

Kelima  obat sirup anak yang  ditarik dari pasaran adalah Teromorex Sirup yang diproduksi PT Konimex, Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu) produksi PT Yarindo Farmatama, Unibebi Cough Sirup, Unibebi Demam Sirup dan Unibebi Demam Drops, ketiganya diproduksi Universal Pharmaceutical Industries. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

9 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

10 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

11 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

12 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

13 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

17 hours ago