Categories: MERAUKE

Kader TBC Dibekali Kemampuan untuk Temukan Kasus Baru 

MERAUKE- Guna memutus rantai penyebaran TBC di tengah masyarakat, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menggelar pelatihan bagi kader TBC di Kabupaten Merauke, Selasa (25/10).

Kepala Balai Pencengahan dan Pengendalian AIDS, Tubercolosis dan Malaria Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr Beeri Wopari, M.Kes, ditemui diosela-sela memberikan materi bagi kader TBC tersebut mengungkapkan, pembekalan bagi kader TBC ini dalam rangka upaya meningkatkan pengendalian kasus TBC di Kabupoaten Merauke.

‘’Pengendalian TBC tersebut dimulai  dengan penemuan kasus sedini mungkin. Kasus-kasus yang dicurigai di tengah masyarakat harus segera ditemukan untuk segera dilakukan pengobatan. Kalau tidak maka dia akan menyebar. Karena TBC ini sangat mudah menular kepada orang lain. Nah, cara yang paling efektif adalah kita melatih masyarakat yang menjadi kader TBC agar memiliki kemapuan dan pengetahuan yang standar terkait pencengahan dan pengedalian TBC,’’ katanya.

Dikatakan, setelah pelatihan yang berlangsung 2 hari tersebut dan kembali ke tengah masyarakat diharapkan mampu menjelaskana masalah TBC di sekitar lingkungan warga misalnya  di tingkat kelurahan dan kampung dan kepada pejabat-pejabat setempat maupun tokoh masyarakat yang ada.  Karena  pengendalian TBC ini merupakan  upaya yang dilakukan bersama semua orang dan lintas   sektoral.

‘’Jadi penanganannya tidak hanya dilakukan oleh kesehatan tapi semua pihkak baik pemerintah muapun non pemerintah,’’ jelasnya.   

Dikatakan, keberhasilan pengendalian TBC di suatu daerah  pertama menemukan kasus sedini mungkin sebelum sakitnya tambah berat sampai mengancam jiwa, kedua memutus rantai penularan dari orang sakit ke orang sehat. Selajutnya kepatuhan minum obat bagi penderita TBC.  Karena orang yang sudah menderita TBC harus diobati sampai sembuh.

   ‘’Karena orang sakit TBC itu adalah sumber penularan, sehingga seceparnya harus ditemukan dan diobati,’’ katanya.

   Mereka yang sudah  minum obat untuk TBC yang reguler, harus patuh minum obat. Jika tidak maka akan resisten terhadap obat yang diminumnya.(ulo/tho)    

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Gaji Hakim Naik 300 Persen, Akademisi: Gaji Selangit Tak Jamin Bersih

Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…

3 hours ago

Persipura Lakukan Perombakan Besar-besaran

“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…

10 hours ago

DPR RI Didesak Bentuk Pansus Pantau Kerusakan Dampak PSN

Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…

11 hours ago

Hampir Tak Ada Wakil Rakyat yang Bicara Penolakan PSN

Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…

12 hours ago

Keikhlasan Saat Situasi Ekonomi Kurang Bergairah Jadi Ujian Dalam Berkurban

Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…

13 hours ago

TPNPB Bertanggungjawab Atas Pembakaran Fasilitas Umum

TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…

14 hours ago