

Dandim 1704/Mappi Letkol Czi. Ahmad Ali Akbar, ketika dihubungi media ini lewat telpon selulernya, Senin (27/1) membenarkan peristiwa yang terjadi tersebut. Perwira menengah dengan 2 bunga dipundaknya itu, menjelaskan bahwa almarhum yang merupakan Babinsa di Kampung Jamneuw, Distrik Akat, Kabupaten Asmat ditemukan sudah tak bernyawa oleh penjaga kos-kosan dimana korban tinggal pada hari Minggu (26/1) sekira pukul 20.00 WIT.
MAPPI – Anggota Kodim 1704 Mappi dan Polres Mappi akhirnya berdamai setelah sempat bersitegang menyusul adanya kesalahpahaman antara oknum anggota Kodim 1704/Mappi dan Polres Mappi, Selasa (21/10) malam.
Dandim 1707/Mappi Letkol Czi Ahmad Ali Akbar dihubungi media ini mengungkapkan, mediasi tersebut berlangsung di Mapolres Mappi, Jalan Kalimantan, Kelurahan Obaa, Distrik Obaa, sekira pukul 20.20 WIT.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Kapolres Mappi, Kompol Suparmin, S.IP., M.H., bersama Kapten Inf. Yudiyanto, Pasipers Kodim 1704/Mappi, dan Serka Hanang S.B., Bati Intel Kodim 1704/Mappi.
Dandim Ahmad Ali Akbar, mengakui meski sempat terjadi kesalahpahaman kecil antara oknum anggota kedua institusi tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan sudah diselesaikan dengan baik di internal masing-masing.
“Benar ada sedikit kesalahpahaman antara oknum anggota Kodim dan Polres Mappi. Tetapi situasi kini sudah membaik, dan masalah sudah kami selesaikan secara kekeluargaan,” ujar Dandim saat dikonfirmasi, Kamis (23/10). Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memperkeruh keadaan dengan menyebarkan isu atau informasi yang belum tentu benar.
“Kami berharap masyarakat tidak menimbulkan isu-isu yang bisa memancing situasi. Semua sudah selesai,” tegasnya.
Dikatakan, peristiwa bermula sekira pukul 18.20 WIT di Pasar Baru Mappi. Dua anggota Kodim 1704/Mappi, yakni Serda Yusman Mandacan dan Praka Theodorus Bekmin, sedang duduk santai ketika terjadi adu mulut dengan seorang warga yang diduga dalam pengaruh minuman keras.
“Melihat situasi memanas, seorang anggota Polres Mappi datang untuk melerai. Namun, karena belum mengetahui bahwa dua pria tersebut adalah anggota TNI, sempat terjadi salah paham yang berujung pada insiden kecil, ” katanya.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Dandim 1704/Mappi, yang langsung berkoordinasi dengan Kapolres Mappi untuk meredam situasi dan memediasi kedua pihak.
Sekira pukul 20.05 WIT, Pasipers Kodim bersama Bati Intel tiba di Mapolres Mappi untuk melakukan mediasi awal. Namun, di tengah proses mediasi, muncul isu liar bahwa anggota Kodim dipukul di Polres.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…