

Pelaku MU (32) saat diamankan Polisi karena menampung dan menjual sedikitnya 62 liter Sopi dari rumahnya di RT 11 RW 2, Gang Kanda, Stadion Katalpal, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, Senin (23/10/2023) (FOTO:Sulo/Cepos )
MERAUKE– Seorang warga RT 11 RW 2, Gang Kanda, Stadion Katalpal, Kelurahan Rimba Jaya berinisial MU (32) harus berurusan dengan pihak kepolisian Resor Merauke khususnya dari Satuan Reserse Narkoba.
Pria tersebut digelandang ke Mapolres karena kedapatan menjual minuman keras jenis Sopi. Dari rumahnya, Polisi berhasil membawa sekitar 62 liter Miras Lokal jenis Sopi saat melakukan penggerebekan, Senin (23/10/2023) sekitar pukul 11.00 WIT.
Puluhan liter Sopi yang disita tersebut terdiri dari 2 galon ukuran 19 liter berisi Sopi, 2 galon ukuran 5 liter berisi Sopi, dan 47 botol plastik ukuran 600 mililiter berisi Sopi.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Narkoba AKP Ishak O Runtulalo, SH, mengungkapkan bahwa penggerebekan dilakukan ini atas informasi dari masyarakat yang resah dengan penjualan Miras Sopi tersebut yang membuat orang sering mabuk di jalan dan melakukan keoran.
“Pernjualan Sopi ini berhasil kita ungkap atas laporan dari warga yang mulai resah dengan adanya penjualan Sopi di sekitar lingkungan mereka karena hampir setiap hari ada orang mabuk yang membuat keributan,’’ jelasnya.
Saat diamankan itu, Polisi meminta MU untuk menyebutkan nama-nama pembuat Sopi tersebut. Namun pelaku MU mengaku tidak tahu nama mereka, sehingga Polisi terpaksa memasukan yang bersangkutan ke dalam ruang tahanan. ‘’Kalau tidak mau sebut nama ya berarti anda yang harus kita proses,’’ kata penyidik kepada pelaku MU.
Pelaku MU sendiri mengaku jika Miras Sopi yang dijualnya tersebut dibeli dari masyarakat Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai. Pelaku juga mengaku jika Sopi-sopi tersebut dijual dengan harga Rp 50.000 perbotolnya. ‘’Saya juga Rp 50.000 perbotolnya,’’ katanya kepada media ini. (ulo/tri)
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…