

MERAUKE-Pengendara sepeda motor kecelakaan beruntun di depan Pospol Sermayam Tanah Miring yang menyebabkan korban Maikel Ipnon tewas masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dalam hal ini Satuan Lalu Lintas Polres Merauke.
Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK didampingi Kasat Lantas Iptu Ferry Mehue dikonfirmasi media ini, mengungkapkan jika pengendara sepeda motor bernama Mathias Witop tersebut masih dalam penyelidikan. “Masih dalam penyelidikan,’’ katanya.
Mathias, kata Kapolres, adalah pengendara sepeda motor yang memboncengkan Maikel Ipnon. Saat mengendarai sepeda motor tersebut, Mathias kata Kapolres diduga dalam keadaan mabuk, sehingga 2 kali menabrak pengendara sepeda motor lainnya.
Pertama menabrak pengendara sepeda motor yang berlawanan dengannya, setelah itu menabrak sepeda motor yang searah dengannya. Setelah kejadian tersebut, yang bersangkutan langsung melarikan diri dan meninggalkan Maikel Ipnon yang diboncengnya.
Di TKP sendiri, lanjut Kapolres ditemukan salah satu ibu jari kaki yang diduga milik dari pengendara sepeda motor yang kabur tersebut. ‘’Laporan dari oleh TKP yang dilakukan teman-teman di lapangan bahwa ditemukan salah satu ibu jari kaki di TKP yang diduga milik pengendara sepeda motor tersebut. Tapi, karena yang bersangkutan belum kita temukan sehingga belum dapat dikonfirmasikan,’’ jelasnya.
Untuk diketahui, kasus tabrakan beruntun tersebut terjadi di depan Pospol Sermayam, Distrik Tanah Miring pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 19.30 WIT. Berawal saat Mathias Witop yang mengendarai sepeda motor dalam kecepatan tinggi membonceng Maikel Ipnon.
Sampai di TKP, kendaraan yang dikemudikan Mathias tersebut oleng sehingga bertabrakan dengan sepeda motor Shogun yang dikendarai oleh Edi Prasetyo. Setelah menabrak Shogun tersebut, selanjutnya kembali menabrak sepeda motor Suzuki Shogun yang dikendarai Ahmad Soleh dengan membawa 2 penumpang yakni istri dan anaknya melodi dan Sunarsih. Setelah itu, Mathias melarikan diri, Sedangkan Maikel Ipnon meninggal dunia setelah sempat dibawa ke puskesmas Tanah Miring. (ulo/tri)
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…