Categories: MERAUKE

Dalam Empat Bulan, 2.155 Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Merauke Dinonaktifkan

MERAUKE  Pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial RI telah mengnonaktifkan peserta  BPJS Kesehatan Kabupaten Merauke yang iurannya setiap bulan di bayar oleh  pemerintah pusat lewat APBN.

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merauke Almudin Simanjutak, s.Sos, M.Si, ditemui media ini mengungkapkan, dalam 4 bulan terakhir dari Januari-April 2025, totak peserta  BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia sebanyak 2.155 peserta.

‘’Dari Januari-April 2025, total peserta JKN yang iurannya dibayar pusat telah dinonaktifkan sebanyak 2.155 peserta,’’ kata Almudin Simanjuntak, ketika ditemui di kantornya, Kamis (22/5).

Almudin Simanjuntak menjelaskan, setiap bulannya  ada yang kepesertaannya dinonaktifkan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia. Adanya perubahan tersebut, karena masyarakat yang dimaksud dianggap telah  mampu mandiri untuk membayar secara mandiri iurannya setiap bulan.   

Salah satu cara pemerintah melacak hal tersebut, misalnya Ketika ada masyarakat yang melakukan penambahan daya listrik. Secara otomatis data itu masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

‘’Tidak hanya iuran BPJS Kesehatannya dinonaktifkan, tapi juga berimbas pada bantuan lainnya yang  mungkin diterima dari pemerintah pusat,’’ jelasnya.

Selain itu, ketika warga tersebut mengurus kependudukan, namun menampilkan pekerjaan di dalam KTP tersebut wiraswasta. Padahal dia sebenarnya petani atau pekerjaanya tidak tetap.

‘’Mungkin  supaya kedengarannya keren, dia  taruh di situ pekerjaan wiraswasta. Padahal, dia petani atau kerja serabutan,’’ terangnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wamen HAM: Papua Bukan Tanah Kosong

Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…

3 hours ago

PSN Tak Bisa Langsung Ditolak atau Diterima

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje menegaskan bahwa persoalan PSN tidak dapat serta-merta…

4 hours ago

18 Tahun ‘Disclaimer’, Pemkab Waropen Akhirnya Raih Opini WDP dari BPK

Pemerintah Kabupaten Waropen mengukir sejarah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Setelah selama 18 tahun…

4 hours ago

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…

9 hours ago

Di Balik Hangatnya Herbal Kemasan, Ada Risiko untuk Hati

Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…

10 hours ago

Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…

14 hours ago