Categories: MERAUKE

Jaga Komitmen dan Kedepankan Pendekatan Persuasif

MERAUKE – Wakil Bupati Merauke H. Riduwan, S.Sos, M.Pd mengatakan, dengan pengawalan TNI dan Polri, Merauke akan tetap rukun, tenteram dan damai sesuai harapan bersama. Keyakinan ini disampaikan Wabup Riduwan kepada wartawan setelah bertindak sebagai inspektur upacara pada apel gelar pasukan operasi Ketupat 2022 di Lapangan Apel Mapores Merauke, Jumat (22/4).

Meski begitu, Wabup berharap seluruh petugas lapangan untuk tetap menjaga komitmen dengan melakukan pendekatan secara persuasif. ‘’Saya berharap kepada seluruh petugas di lapangan, jaga komitmen kita, pendekatan persuasif. Jangan biarkan permasalahan kecil apapun yang bisa menimbulkan konflik, mari kita bisa cepat meredam dan koordinasikan dengan pejabat dan instansi terkait, sehingga permasalahn-permasalahan tidaka besar,’’ harapnya.

Meski begitu, Wabup berharap seluruh petugas lapangan untuk tetap menjaga komitmen dengan melakukan pendekatan secara persuasif. ”Saya berharap kepada seluruh petugas di lapangan, jaga komitmen kita, pendekatan persuasif. Jangan biarkan masalah kecil apapun yang bisa menimbulkan konflik, kita bisa cepat tanggap dan koordinasikan dengan pejabat dan instansi, sehingga masalah-masalah tidak besar, harapnya.

Dikatakan, belajar dari peristiwa-peristiwa yang terjadi di Indonesia yang bisa menimbulkan konflik, apalagi kalau konflik horisntal, konflik agama itu akan sangat sulit dipadamkan. ‘’Karena itu, kita harus tetap waspada, kompak, dan solid dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai pelindung, pengayom masyarakat di Kabupaten Merauke. Keberagaman itulah kekuatan kita. Makanya kita harus adil terhadap siapun tanpa harus melihat suku agama dan golongan.

Harapan kita kebersamaan itu adalah kunci utama, silaturahmi dan komunikasi semua pihak sehingga tidak ada gap atau saluran-saluran yang tersumbat,’’ katanya. Ditanya lebih lanjut apakah open house dan silaturahmi pada Idul Fitri tahun ini bisa dilaksanakan masyarakat, Wabup mengaku belum bisa memberikan statemen terkait dengan hal itu, karena menurutnya masih menunggu edaran dari pusat.

Ditanya lebih lanjut apakah open house dan silaturahmi pada Idul Fitri tahun ini bisa dilaksanakan masyarakat, Wabup mengaku belum bisa memberikan pernyataan terkait dengan hal itu, karena kepemimpinan masih menunggu edaran dari pusat.

Sementara itu, Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum, menjelaskan bahwa jumlah personel yang akan diturunkan dalam operasi Ketupat ini termasuk pengamanan Idul Fitri nanti sekitar 400 personel. ‘’Kita bagi di semua sisi, kemudian yang akan siaga penuh, yang mobile ada sendiri. Juga ada pengawasan melekat dan pengawasan terbuka,’’ katanya. Kapolres mengaku bersyukur karena pada perayaan Paskah berlangsung dengan aman, padahal kelompok yang ada di Makassar berpotensi untuk bermain di Merauke. ‘’Tapi syukur itu berlangsung aman. Tapi kita ingin tahun di Idul Fitri ini bagaimana, karena menyangkut kebebasan masyarakat yang mungkin ada yang main petasan. Karena meskipun kita sudah menangkap beberapa pelaku, tapi kita tidak meganggap itu cukup. Karena penjahat itu mencari kesempatan. Begitu lengah jadi,’’ terangnya.

”Kita bagi di semua sisi, kemudian yang akan siaga penuh, yang mobile ada sendiri. Juga ada pengawasan melekat dan pengawasan terbuka,”. Kapolres mengaku bersyukur karena pada perayaan Paskah berlangsung dengan aman, pada kelompok yang ada di Makassar untuk bermain di Merauke.

”Tapi syukur itu berlangsung aman. Tapi kita ingin tahun di Idul Fitri ini bagaimana, karena menyangkut kebebasan masyarakat yang mungkin ada yang utama petasan. Karena meskipun kita sudah menangkap beberapa pelaku, tapi kita tidak menganggap itu cukup. Karena itu mencari kesempatan. Begitu tengah jadi,” terangnya.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya juga membuat beberapa pos pemantau gabungan. Ditambahkan Kapolres bahwa selama bulan ramadan, kasus yang mendominasi adalah kekerasan dan pencurian. ‘’Karena para pelaku pencurian tersebut sebenarnya butuh makanan,’’ tandasnya. (ulo/tho)

 

 

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

8 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

9 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

10 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

11 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

12 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

13 hours ago