

Sebuah kapal nelayan saat sedang mengisi kebutuhan logistik diatas kapal selama melaut, Jumat (22/1). ( FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE-Ditengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat saat ini terutama di tengah laut membuat Kasat Polair AKP Buhanuddin P, bersama jajarannya turun ke masyarakat nelayan untuk memberikan imbauan kepada nelayan untuk selalu memperhatikan masalah keselamatan di laut di Dermaga Perikanan Samudera Merauke, Jumat (22/1).
Imbauan keselamatan di laut karena berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Merauke bahwa peringatan dini cuaca Merauke berpeluang hujan sedang hingga lebat perlu diwaspadai bagi para nelayan yang hendak melaut. Peluang ombak tinggi dan angin berpotensi terjadi di wilayah Onggaya, Tomer, Naukenjerai, Payum dan Kumbe.
“Mari kita sama – sama menjaga keselamatan dalam melaut, perlengkapan perahu karet, pelampung harus ada, terutama patuhi protocol Kesehatan di masa pandemic Covid-19 ini juga menjadi perhatian kita bersama,’’ kata Kasat Polair Burhanuddin.
Kasat Polair meminta kepada seluruh nelayan agar sebelum berangkat mencari ikan di laut sebaiknya terlebih dahulu mengecek prakiraan cuaca dari BMKG pada hari itu sehingga bisa aman. “Alangkah baiknya kita harus tahu dulu perakiraan cuaca dari BMKG baru kita melaut, karena perakiraan cuaca di Merauke sangat susah di prediksi,” katanya. (ulo/tri)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…