Categories: MERAUKE

Pasien PDP Kembali Bertambah Satu Orang

MERAUKE-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke kembali menerima satu Pasien   Dalam Perawatan (PDP).  Plt. Kepala Dinas  Kesehatan Kabupaten Merauke  dr.Nevile  R. Muskita  ketika dihubungi  media ini  mengungkapkan, satu tambahan pasien dalam  pengawasan yang dirawat di RSUD Merauke tersebut  memiliki riwayat  kontak  dengan pasien  positif  keluarga dari karyawan Hotel Asmat.    

  Dengan tambahan satu pasien PDP   tersebut  maka jumlah pasien PDP  yang  drawat di RSUD Merauke  sebanyak   4 orang. Nevile  menjelaskan, keempat   pasien PDP  tersebut  semuanya memiliki  riwayat kontak   dengan pasien  positif yang  baru dirawat atau   keluarga  salah satu  karyawan Hotel Asmat. 

   “Keempatnya mempunyai riwayat kontak dengan pasien  positif  yang  baru  masuk di rawat di RSUD Merauke,” terangnya. 

  Sementara  jumlah  pasien positif   masih tetap bertahan 3 orang. ‘’Hasil swab   belum  kita terima,’’ terangnya.   Diketahui,  jumlah    orang yang positif   di Merauke   tercatat   14 orang. Dari jumlah   tersebut,   11 diantaranya  sudah sembuh dan 3  orang masih dirawat. Selain PDP yang  bertambah, jumlah Orang  Dalam  Pemantauan  (ODP) juga bertambah. 

   Dari sebelumnya 63 menjadi 69  orang. Nevile  juga menjelaskan bahwa saat ini, jumlah    pasien positif rujukan yang dirawat di RSUD Merauke sebanyak 8 orang. Dimana   dari 8  orang tersebut, 1 diantaranya  sudah sembuh  dan saat ini  masih sebanyak 7 orang.    

   Hanya saja, sejauh ini  Pemerintah Kabupaten  Boven Digoel belum memberikan kontribusi   dalam penanganan  pasien Covid-19   di RSUD Merauke. Sedangkan   Pemerintah  Kabupaten Merauke  telah menggeser  anggaran dari   SKPD-SKPD   untuk mengalokasikan dana hibah ke RSUD Merauke sebesar Rp 35   miliar  untuk  penanganan  Covid  tersebut.  

   Sementara dari  Boven Digoel,  jumlah   pasien  positif  maupun   PDP  tetap. Positif  8  orang dimana   yang sudah sembuh 1 orang dan sementara perawatan di Merauke  7 orang. Sedangkan  PDP 1 orang dalam perawatan. Sementara  ODP saat ini  naik dari 68  sebelumnya mnejadi 70 orang. “Untuk rapid test, dari   59 yang reaktif, baru 39   yang  sudah dilakukan PCR,”  kata Kepala Dinas  Kesehatan kabupaten Boven Digoel  H. Syahib, SKM. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

1 day ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

2 days ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

3 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

3 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

3 days ago