

Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK
MERAUKE – Pihak Kepolisian Resor Merauke masih terus mengembangkan lewat penyelidikan terhadap penangkapan komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di Merauke Minggu (19/2) lalu.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK mengaku pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap pengungkapan komplotan pencurian sepeda motor dengan 11 barang bukti tersebut. ‘’Masih terus kita kembangkan. Mudah-mudahan kita bisa ungkap yang lebih besar lagi,’’ tandas Kapolres, ditemui Rabu (22/2).
Sebagaimana diketahui sebelumnya, pada Minggu (19/2), Polres Merauke berhasil menangkap 5 komplotan pelaku pencurian yakni yakni DK (25), FX (27), JFW (16), SA (18) dan EG (16).
Dari 5 pelaku yang ditangkap tersebut, 1 diantaranya merupakan residivis. Selain itu, 2 lainnya merupakan anak dibawah umur. Sementara barang bukti yang berhasil diamakan sebanyak 11 sepeda motor dari berbagai tempat. Bahkan, ada yang diambil dari semak-semak pisang dan sebagian dari motor tersebut dipretelin.
Kapolres juga mengatakan bahawa saat ini pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan siapa yang mejadi penadah dari hasil curian tersebut, termasuk onderdil dari sepeda motor yang dipretelin tersebut.
‘’Tidak hanya pelaku pencurinya yang akan kita proses hukum. Tapi, juga penadah dari barang-barang hasil curian tersebut. Apalagi, kalau itu bentuk bengkel atau usaha, sudah pasti kita proses hukum. Mudah-mudahan ada yang terungkap nanti,’’ tandasnya. (ulo/tho)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…