

Drs. Daud Hollenger, M.Pd (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Merauke terus mendorong agar setiap kampung memiliki Badan Usaha Umum Desa (BUMDes) atau BUMKam untuk mengelola potensi yang ada di setiap kampung.
‘’Saat ini kita terus berusaha mendorong agar di setiap kampung mereka memiliki BUMDes yang datang mengelola potensi yang ada di kampung. Karena BUMDes ini bisa mnejadi pasar, bisa menjadi bank, kios atau toko sehingga masyarakat tidak selalu ke kota. Tapi mereka belanja di kampung saja karena kebutuhan mereka sudah tersedia lewat BUMDes,’’ kata Kepala PMK Kabupaten Merauke, Drs. Daud Hollenger, M.Pd, kepada media baru-baru ini.
Menurut Daud Hollenger, untuk kampung-kampung eks trans, sebagian sudah memiliki BUMDes. Namun untuk kampung –kampung lokal ini masih agak sulit, namun pihaknya terus mendorong untuk kampung membentuk BUMDes. ‘’Kami minta dipercepat karena salah satu upaya mendongkrak pendapatan dan ekonomi kampung, kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi kampung, BUMDes solusinya,’’ katanya.(ulo/tho)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…