

Jenazah korban Sapriadi yang tewas di TKP setelah mengalami kecelakaan dengan menabrak pengendara lainnya di jalan Gak Merauke, Kamis (21/1) sekitar pukul 22.00 WIT. ( FOTO: Humas Polres Merauke)
MERAUKE-Nasib naas dialami Sapriadi. Lelaki 35 tahun asal Kampung Engkol Jaya, Distrik Jagebob tersebut meninggal dunia di tempat kejadian perkara akibat bertabrakan dengan pengendara sepeda motor lainnya di jalan Gak dekat Warung Padang Merauke, Kamis (21/1) sekira pukul 22.00 WIT.
Korban diduga dalam keadaan dipengaruhi minuman, sehingga mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan menabrak pengendara lainnya sehingga meninggal di tempat kejadian perkara.
Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, MHum melalui Kasubag Humas AKP Arifin membenarkan tabrakan antara Yamaha Mio yang dikendarai Hermikael dengan korban Sapriadi. Korban Sapriadi mengalami luka robek di wajah sementara Hermikael mengalami luka ringan.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kasubag Humas berawal saat pengendara sepeda motor Yamaha Mio M3, Hermikael melaju dari arah Selatan ke Utara atau dari arah jalan Gak menuju arah jalan Seringgu. Setibanya di depan warung Padang, datang dari arah berlawanan, sepeda motor Suzuki Skywife yang dikendarai korban Sapriadi melaju dengan kecepatan tinggi diduga dalam keadaan dipengauhi alkohol mengambil lajur kanan, sehingga berbenturan dengan pengendara sepeda motor Yamaha Mio M3 hingga kedua pengendara terjatuh.
“Akibat dari kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor Suzuki Skywife meninggal dunia di TKP, selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD untuk dilakukan pemeriksaan medis,’’ kata Kasubag Humas.
Menurut Kasubag Humas, dari olah Tempat kejadian perkara, tabrakan tersebut terjadi akibat pengendara sepeda motor Suzuki Skywife melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga dalam keadaan pengaruh alkohol. “Kasus ini ditangani oleh POM, karena lawan tabrakan dari korban adalah seorang oknum anggota (TNI.red),” tandasnya. (ulo/tri)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…