

Pegawai Karantina Pertanian Merauke saat mengikuti pelantikan jabatan fungsional secara virtual Jumat lalu. (FOTO: Humas Karantina Pertanian Merauke for Cepos )
MERAUKE– Badan Karantina Pertanian melakukan pengambilan sumpah jabatan fungsional oleh Kepala Bagian Umum Badan Karantina Pertanian, Eka Darnida Yanto yang dilakukan secara daring di Jakarta, Jumat (18/9).
Dari 28 pejabat fungsional yang diambil sumpah tersebut, 7 diantaranya merupakan pejabat Karantina Pertanian Merauke, yang terdiri dari dua POPT Ahli Pertama dan lima POPT Terampil. Pengambilan sumpah tersebut sekaligus mengukuhkan mereka sebagai pejabat fungsional yang dilaksanakan di Ruang Rapat Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke. Sudirman, Kepala Karantina Pertanian Merauke, mengatakan kepada pejabat yang diambil sumpah untuk menjaga integritas.
“Teman-teman jaga integritas dalam menjalankan tugas. Amanah dipegang sebaik-baiknya. Loyalitas dan totalitas selama bekerja,” ujarnya seperti dalam rilis yang diterima media ini, Sabtu (19/9).
Pengambilan sumpah, dihadiri oleh pejabat struktural, Koorfung Karantina Hewan, Koorfung Karantina Tumbuhan, kepala wilayaha kerja Bandara Mopah, dan Kepala wilayah kerja Kantor Pos. “Perkuat pengawasan dilapangan, jaga Merauke dari masuk dan tersebarnya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina,” tutupnya. (ulo/tri)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…