

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT saat memberikan keterangan seusai menggelar rapat dengan Forkopimda dan pimpinan SKPD terkait, Senin (5/7) kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE – Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT dengan tegas dan mengingatkan kepada seluruh ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke untuk tidak ada yang mencoba mendapatkan suatu jabatan tertentu dengan cara menyogok.
‘’Jangan ada yang coba-coba sogok saya untuk jabatan. Kamu sudah tahu, saya punya otak toh. Saya tidak akan terima. Kalau tidak, nanti kasih tahu Pak Kapolres untuk tangkap. Jangan coba-coba sogok saya dengan uang,’’ tandas Bupati Romanus Mbaraka, MT saat melantik 84 pejabat eselon III dan IV lingkup Pemkab Merauke di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Sabtu (19/2).
Sogokan tersebut juga kemungkinan melalui orang lain untuk coba-coba melakukannya. ‘’Atau ada uang diterima oleh siapapun dan bilang nanti saya bicara dengan Pak Romanus, pak bupati untuk dapat jabatan. Dalam nama Tuhan Yesus, sebagai orang Katolik, jangan kamu percaya. Saya profesional. Saya ini diutus Tuhan. Karena setelah saya tidak jadi, kemudian saya kembali terpilih, itu bagi saya hanya Tuhan Yesus yang angkat saya. Sehingga saya percaya kepada Tuhan. Saya tidak akan menerima di luar kehendak Tuhan,’’ katanya.
Bupati menambahkan, ada banyak ASN di Merauke yang telah memenuhi syarat untuk kepangkatan terpaksa harus parkir. Karena pada pemerintahan sebelumnya, ada tambahan bidang-bidang di luar Perda Kelembagaan. ‘’Jadi eselon III dan IV banyak yang parkir. Jabatan terbatas, sedangkan golongan III D sudah banyak, begitu juga IV A sudah banyak. Yang III D di kepala seksi seharusnya bisa dipromosi ke golongan minimal kepala bidang. Tapi karena masih ada senior di atas, maka kita tahan,’’pungkasnya. (ulo/tho)
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…