

Pelaku penganiayaan di depan SMPN 2 Merauke dan Jalan Pembangunan Merauke RTT ketika dihadirkan pada konfrensi pers, Senin (18/11) kemarin.(foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Pelaku penganiayaan terhadap SY, yang sehari-harinya bekerja sebagai cleaning servis Bandara Mopah Merauke dan seorang ibu rumah tangga berinisial LH berhasil ditangkap oleh Polres Merauke kurang dari 1 x 24 jam dari kejadian semula. Pelaku berinisial RTT itu ditangkap di rumahnya.
Kapolres Merauke AKBP Lenoardo Yoga, SIK, MM didampingi Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK saat menggelar konfrensi pers terkait kasus ini mengukapkan, kasus penganiayaan berat ini terjadi di depan SMPN 2 Merauke dan Jalan Pembangunan Merauke pada Kamis (14/11) lalu sekira pukul 04.45 WIT.
Saat itu, korban dengan menggunakan sepeda motor dari rumahnya ke tempat kerjanya di Bandara Mopah Merauke. Aktivitas seperti ini dilakukan korban setiap paginya. Saat tiba di depan SMPN 2 Merauke, pelaku yang sedang dibonceng tiba-tiba mengayunkan parang ke arah mulut korban yang saat itu sedang dipinggir jalan. Parang itu mengenai wajah korban tepat di bagian pipi. ‘’Setelah korban terjatuh, pelaku mengayunkan parang lagi ke arah korban,’’ kata Kapolres.
Setelah menganiaya korban SY pelaku kemudian menuju ke jalan Pembangunan Merauke dan bertemu dengan seorang ibu rumah tangga. Pelaku kembali membacok dan mengenai dagu korban.
‘’Untuk motif kita masih mendalami. Saat ini motif pelaku cukup random dimana saat melihat orang dijalan mau menunjukan diri kalau dia jagoan,’’ katanya.
Kapolres menjelaskan, selain menangkap pelaku, pihaknya juga mengamankan 3 orang yang merupakan teman pelaku yang saat kejadian sama-sama di TKP dalam keadaan pengaruh minuman keras.
‘’Kita masih menunggu, apakah ketiga orang itu juga ikut terlibat tindak pidana penganiayaan berat ini atau tidak. Kita masih dalami,’’ katanya.
Atas pebuatannya tersebut, pelaku dijerat Pasal 351 ayat (2) dengan ancamana hukuman 5 tahun. ‘’Kita juga masih proses kemungkinan kita jerat UU Darurat karena pelaku membawa senjata tajam,’’ terangnya.
Atas kejadian ini, kata Kapolres, pihaknya mengintensifkan patroli khususnya patroli di malam hari. ‘’Rekan-rekan yang digunakan sebagai garda terdepan adalah Samapta untuk patroli motor,’’ tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…
Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali. Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…
Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…