Categories: MERAUKE

Pelaku Pembacokan yang Meresahkan Warga Diringkus

MERAUKE – Pelaku penganiayaan terhadap SY, yang sehari-harinya bekerja sebagai cleaning servis Bandara  Mopah Merauke dan seorang ibu rumah tangga  berinisial  LH berhasil ditangkap oleh Polres Merauke kurang dari 1 x 24 jam dari kejadian semula. Pelaku berinisial  RTT  itu ditangkap di rumahnya.

  Kapolres Merauke AKBP Lenoardo Yoga, SIK, MM didampingi Kasat  Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK saat menggelar konfrensi pers terkait kasus ini mengukapkan, kasus penganiayaan berat ini terjadi di depan  SMPN 2 Merauke dan Jalan Pembangunan Merauke pada Kamis (14/11)  lalu sekira pukul 04.45 WIT.

Saat itu, korban  dengan menggunakan sepeda motor dari rumahnya  ke tempat kerjanya di Bandara Mopah Merauke. Aktivitas seperti ini dilakukan korban setiap paginya. Saat tiba di depan SMPN 2 Merauke, pelaku yang sedang dibonceng tiba-tiba mengayunkan  parang ke arah mulut korban yang saat itu sedang dipinggir jalan. Parang itu mengenai wajah korban tepat di bagian pipi. ‘’Setelah korban terjatuh, pelaku  mengayunkan parang lagi ke arah korban,’’ kata  Kapolres.

Setelah menganiaya korban SY pelaku kemudian menuju ke jalan Pembangunan Merauke dan bertemu dengan seorang ibu rumah tangga. Pelaku kembali membacok dan mengenai dagu korban.

  ‘’Untuk motif kita masih mendalami. Saat ini  motif pelaku cukup random dimana saat melihat orang dijalan mau  menunjukan diri kalau dia jagoan,’’ katanya.

Kapolres menjelaskan, selain menangkap pelaku, pihaknya juga  mengamankan 3 orang yang merupakan teman pelaku yang saat kejadian sama-sama di TKP dalam keadaan pengaruh minuman keras.

‘’Kita  masih menunggu, apakah ketiga orang itu juga ikut terlibat tindak pidana penganiayaan berat ini atau tidak. Kita masih dalami,’’ katanya.

Atas pebuatannya tersebut, pelaku  dijerat Pasal 351 ayat (2) dengan ancamana hukuman 5 tahun. ‘’Kita juga masih proses  kemungkinan kita jerat UU Darurat karena pelaku membawa senjata tajam,’’ terangnya.

Atas kejadian ini, kata Kapolres, pihaknya mengintensifkan patroli khususnya patroli  di  malam hari. ‘’Rekan-rekan yang digunakan sebagai garda terdepan adalah Samapta untuk patroli motor,’’ tambahnya. (ulo/wen)    

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

12 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

13 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

14 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

15 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago