

dr. Nevile R. Muskita (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang berkaitan dengan infeksi saluran pencernaan, terutama di musim kemarau yang sedang berlangsung dikaitkan ketersediaan air bersih mulai berkurang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevil R. Muskita mengatakan, keterbatasan sumber air bersih dapat mendorong masyarakat menggunakan atau mengonsumsi air yang belum memenuhi standar kelayakan untuk diminum.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko penyakit, terutama diare dan gangguan kesehatan lain yang berkaitan dengan kualitas air.
“Yang kita waspadai adalah penyakit-penyakit yang terkait dengan infeksi saluran pencernaan. Ketika sumber air, terutama untuk air minum, terbatas, bisa saja masyarakat mengonsumsi air yang sebenarnya tidak layak untuk diminum. Yang paling sederhana adalah diare,” kata Nevil R. Muskita ditemui media ini di ruang kerjanya, Selasa (18/8).
Ia mengatakan, persoalan ketersediaan air bersih tidak hanya berpotensi terjadi di wilayah tertentu, tetapi juga dapat dirasakan masyarakat perkotaan ketika musim kemarau berlangsung cukup panjang.
Page: 1 2
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…