

Fajar Muhammad Dirgantara (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Perum Bulog Cabang Merauke mendatangkan sekitar 5.000 ton beras untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Langkah ini dilakukan menyusul kondisi stok beras yang dimiliki Bulog Merauke mulai menipis, sementara realisasi pengadaan beras lokal masih terkendala cuaca dan musim El Nino.
Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Fajar Muhammad Dirgantara, menjelaskan, dari total beras yang didatangkan tersebut, sekitar 1.500 ton telah masuk ke gudang Bulog. Sementara itu, proses pemenuhan pasokan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Di sisi lain, Bulog Merauke juga menghadapi tantangan dalam mencapai target pengadaan beras dari petani lokal. Dari target pengadaan sebesar 19.500 ton, realisasi yang berhasil dicapai saat ini baru sekitar 4.500 ton.
Kondisi cuaca dan musim El Nino menjadi salah satu kendala yang memengaruhi hasil panen petani sehingga berdampak terhadap proses penyerapan gabah dan beras oleh Bulog.
Meski demikian, Bulog tetap berupaya mengoptimalkan pengadaan beras lokal dengan menerjunkan tim sergap atau serapan gabah ke lapangan. Tim tersebut bertugas menjangkau petani dan melakukan upaya penyerapan hasil panen sesuai ketentuan yang berlaku.
Page: 1 2
Anthon mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung dan meminta Kapolri mengambil langkah hukum…
Plt Kepala Dinas Kesehatan Esau Rudianto Aibesa, S.KM. M.Kes menyatakan Dinas Kesehatan menyarankan masyarakat menggunakan…
Kebakaran tersebut dipicu dari vegetasi tumbuhan yang mengering karena musim kemarau. Penanganan Karhutla tersebut telah…
Polda Papua Tengah resmi mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika dari Kepolisian Resor…
Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, mengungkapkan bahwa penangkapan pertama terjadi pada Selasa,…
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua, Iman Djuniawal, mengatakan penerimaan pasar Amerika…