

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT saat memberikan keterangan seusai menggelar rapat dengan Forkopimda dan pimpinan SKPD terkait, Senin (5/7) kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE- Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, MT, tidak memperpanjang kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi seluruh pegawai yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke. Bahkan, sejumlah kebijakan diperlonggar dalam rangka menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Untuk work from home, kita tidak perpanjang lagi. Tapi kita kembali masuk kantor,” kata bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, seusai melakukan penandatangan nota kesepahaman bersama dengan pimpinan DPRD Merauke terkait dengan rancangan RPJMD periode 2021-2025, Senin (16/8).
Selain kebijakan bekerja dari rumah tidak diperpanjang, kata bupati Romanus, hampir semua bidang akan dibuka kembali. Kecuali bidang tertentu yang masih prokes secara ketat. “Tapi bidang lain, saya akan all out,” terangnya.
Dikatakan, dirinya tidak memperpanjang WFH dan sejumlah bidang tersebut dibuka karena Menteri Kesehatan Republik Indonesia mengatakan kita harus bersatu dengan Covid. “Pilihannya fifty-fifty semua. Kalau masyarakat rajin vaksin ya kita akan terselamatkan. Begitu juga kalau rajin masker kita selamat,” tandasnya.
Salah satu yang sudah dilonggarkan tersebut adalah untuk usaha rumah makan. Jika sebelumnya, hanya sampai pukul 20.00 WIT maka mulai Selasa (17/8) diperpanjang sampai pukul 23.00 WIT. Meski diperpanjang, namun masyarakat tidak diperbolehkan makan di tempat.
Secara terpisah, Kabag Hukum Setda Kabupaten Merauke Viktor Kaisiepo, SH, mengungkapkan bahwa surat edaran bupati dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Merauke sedang dibuat.
“Tapi untuk WFH tidak diperpanjang lagi dan harus masuk kantor. Tadi juga beliau sampaikan ke kami untuk kegiatan ekonomi diantaranya aktivitas rumah makan diperpanjang sampai pukul 23.00 WIT,” katanya, Rabu (18/8) kemarin.
Sementara untuk Tempat Hiburan Malam (THM) yang dalam satu bulan terakhir ini tutup atau dilarang beroperasi, Viktor Kaisiepo mengaku bahwa masih diperpanjang. Sebab, pihaknya belum mendapatkan petunjuk dari pimpinan daerah. “Kalau untuk THM masih diperpanjang karena belum ada petunjuk dari pak bupati,” tambahnya. (ulo/tri)
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…