

Kapolsek KPL dan jajarannya saat menyerahkan ratusan botol Miras Ilegal kepada Satuan Narkoba Polres Merauke untuk selanjutnya dimusnahkan, Senin (18/7). (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE–Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KPL) Yos Sudarso, Merauke, Iptu Teguh Prasetyo, S.Tr.K, MH, bersama anggotanya menyerahkan ratusan botol Minuman Keras (Miras) lokal jenis sopi kepada Satuan Reserse Narkoba, Polres Merauke, Senin, (18/7).
Ratusan botol plastik ukuran 600 Ml Miras lokal jenis Sopi itu diterima langsung Kasat Resnarkoba Polres Merauke, Iptu Ishak O Runtulalo, SH.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kapolsek KPL Teguh Prasetyo menjelaskan, Miras lokal jenis Sopi yang diserahkan ini merupakan hasil operasi yang dilakukan pihaknya baik ketika kapal penumpang tiba, maupun saat akan berangkat di Pelabuhan Yos Sudarso maupun akan berangkat dari Januari sampai Juni 2022.
‘’Sebagian besar Miras yang diamankan ini didatangkan dari luar Merauke,’’ katanya. Hanya saja, lanjut dia, ada yang pemiliknya tidak diketahui tapi ada juga yang pemiliknya diamankan, namun tidak diproses, hanya diberi pembinaan untuk tidak mengulangi lagi. Adapun Miras yang diserahkan tersebut terdiri dari 15 buah jerigen ukuran 5 liter, 2 jerigen ukuran 2 liter, 3 botol ukuran 1500 Ml dan 187 botol ukuran 600 Ml.
Sementara itu, Kasat Narkoba Iptu Ishak O Runtulalo, SH, menjelaskan Miras ilegal yang diserahkan tersebut untuk sementara diamankan guna dilakukan pemusnahan. Kasie Humas Polres Merauke Iptu Bambang Sutrisno mengimbau kepada warga Merauke bila mengetahui pabrik Miras jenis Sopi dan penjualnya untuk segera menghubungi petugas kepolisian untuk dilakukan penangkapan, karena tidak mempunyai izin resmi, tidak diketahui kadar alkoholnya dan sangat berbahaya bagi kesehatan. (ulo/tho)
Setelah kabar ini tersebar Dion langsung bertolak menuju Taja dan mengecek langsung kondisi disana. Ia…
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…