

AKP Najamuddin
MERAUKE – Pihak Kepolisian Resor Merauke memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Merauke yang menadah atau membeli barang hasil pencurian atau kejahatan untuk segera menyerahkan ke pihak Polres Merauke. Masyarakatpun diberi kesempatan selama 3 hari terhitung mulai hari ini, Rabu (19/1). Jika lewat dari waktu tersebut dan nanti kedapatan maka akan diproses hukum lebih lanjut.
‘’Kami mengimbau kepada seluruh warga Merauke yang membeli atau sebagai penadah barang hasil curian untuk segera menyerahkan ke Polres Merauke. Kami berikan waktu selama 3 hari terhitung mulai besok,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Najamuddin, MH, saat menggelar konfrensi pers kemarin.
Menurut Kasat Reskrim, menadah hasil kejahatan adalah pidana. Sehingga jika ada masyarakat yang ikut membeli barang curian tersebut dapat dikatakan sebagai penadah. ‘’Karena itu, jika ada yang kita temukan setelah kesempatan tersebut maka kita akan proses,’’ terangnya. Ditambahkan, para penadah akan dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara. (ulo/tho)
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…