

MERAUKE-Meski belum resmi mendaftar di KPU Merauke, namun para bakal calon bupati Merauke mulai mencari simpati dengan mendekatkan diri dengan masyarakat. Hal ini terlihat saat acara peletakan batu pertama pembangunan Tongkonan warga Ikatan Keluarga Toraja Merauke, Sabtu (15/8). Ya, empat bakal calon bupati Merauke 2021-2026 tampak duduk bersama di satu deretan kursi depan di acara tersebut.
Keempat orang tersebut adalah Frederikus Gebze, SE, M.Si yang juga Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT, Heribertus Silubun, SH dan Hendrikus Mahuse, S.Sos, M.Si. Diketahui, 3 dari 4 bakal calon bupati tersebut secara administrasi sudah memenuhi syarat minimal untuk mendaftar di KPU Merauke pada 4 September 2020.
Sebab, mereka diusung oleh Parpol atau gabungan partai politik yang memiliki minimal 6 kursi di DPRD Merauke. Dari pantauan media ini, tampak perbincangan di antara keempat bakal calon bupati tersebut. Begitu juga saat foto bersama, keempatnya maju ke depan untuk foto bersama dengan tamu undangan lainnya.
Dimintai tanggapannya terkait dengan hal tersebut, Bupati Merauke Frederikus Gebze mengungkapkan bahwa pada prinsipnya apapun pelaksanannya pesta demokrasi Indonesia mengharapkan situasi dan suasana harus kondusif dan tetap menjaga keharmonisan.
“Kami berharap tidak boleh ada sesuatu yang memunculkan kebencian atau ujaran-ujaran yang menyebabkan lunturnya semangat pesta demokrasi. Apapun, mulai dari presiden, gubernur, bupati, walikota sampai ke kepala kampung dan RT suasana itu harus rukun damai,’’ katanya.
Ditambahkan, pesta demokrasi tidak boleh ada permusuhan tapi persaudaraan tetap di pupuk. (ulo/tri)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…