Categories: BERITA UTAMA

Dua Hari, Ada Penambahan 48 Kasus Positif dan 24 Kasus Sembuh

JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., mengonfirmasi penambahan jumlah kasus positif baru Covid 19 pada Sabtu dan Minggu (15-16/8) lalu. Sedangkan untuk data perkembangan Covid-19, Senin (17/8) kemarin, hingga pukul 21.00 WIT, belum ada informasi dari Satgas Covid-19 Provinsi Papua.

Pada Sabtu (15/8), diketahui bahwa terdapat penambahan 38 kasus positif baru. Dimana 19 kasus di Kota Jayapura, 2 kasus di Biak Numfor, 12 kasus di Mimika, 4 kasus di Merauke, dan 1 kasus di Keerom. Sementara angka kasus sembuh yang bertambah di hari tersebut sebanyak 20 kasus, yakni 17 kasus dari Kota Jayapura, dan 3 kasus dari Mimika.

Kemudian, pada Minggu (16/8), diketahui penambahan kasus baru sebanyak 10 kasus. Yakni 9 kasus di Mimika, dan 1 kasus di Keerom.  Sedangkan, angka kesembuhan bertambah 4 kasus, yakni dari Mimika 1 kasus, Kabupaten Jayapura bertambah 1 kasus, dan Kota Jayapura bertambah 2 kasus.

Dengan demikian diketahui bahwa dalam dua hari, terjadi penambahan sebanyak 48 kasus positif baru dan 24 kasus sembuh di Provinsi Papua. Sehingga terhitung Minggu (16/8), kasus positif secara kumulatif telah mencapai 3.321 kasus, di mana 1.264 kasus dirawat, 2.021 kasus sembuh, dan 36 kasus meninggal dunia, serta pemeriksaan PCR/TCM yang telah mencapai 34.675 sampel.

“Tambahan kasus bagi sejumlah kabupaten/kota mendapat perhatian kita, antara lain kabupaten Merauke, Mimika, dan Kota Jayapura. Berdasarkan diskusi dengan Gugus Tugas di daerah ini, disimpulkan bahwa untuk Merauke, tambahan kasus berasal dari masyarakat yang melakukan perjalanan,” terang dr. Silwanus Sumule, Sabtu (17/8) kemarin.

Namun, di sisi lain, apresiasi diberikan pula bagi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merauke karena kerja keras dan kerja cerdas sehingga bisa menemukan kasus di daerahnya. “Ini bermakna, daerah dengan penerbangan langsung dari daerah lain, jangan mengendorkan upaya tracing untuk menemukan kasus. Dengan menemukan kasus, kita bisa cepat mengidentifikasi, mengarahkan, dan memberikan edukasi bagi yang dinyatakan positif sehingga langkah cepat dapat diambil untuk selanjutnya,” tambahnya.

“Khusus bagi Kota Jayapura, masih dibutuhkan kerja kerasnya untuk memutus mata rantai penyebaran kasus Covid-19. Data menunjukkan bahwa tracing di Kota Jayapura menurun dalam 2 minggu belakangan. Untuk itu, kami minta Pemkot dan stakeholder terkait untuk tidak kendorkan upaya tracing-nya,” pungkasnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

12 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

13 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

14 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

15 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

16 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

17 hours ago