Categories: MERAUKE

FSPM Minta Tujuh Tapol Dibebaskan

Perwakilan pemuda dan  masyarakat yang mengatasnamakan Front Solidaritas  Pemuda dan Masyarakat Kabupaten Merauke  saat memasuki  halaman   Kantor  Kejaksaan Negeri  Merauke yang dikawal aparat  kepolisian, Rabu (17/6) ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-  Sekelompok   pemuda yang mengatasnamakan   diri Front Solidaritas Pemuda dan Masyarakat  (FSPM)  Kabupaten Merauke  menggelar  aksi  terkait dengan  perkara  yang sedang  persidangan  yang sedang dijalani 7 warga Papua  di Kalimantan dengan  mendatangi  Kejaksaan Negeri Merauke,   Rabu (17/6).

    Kedatangan  FSPM  yang diwakili  8 pemuda  sekitar pukul  13.40  WIT tersebut  diterima   Kajari Merauke, I Wayab Sumertayasa, SH, MH,  Kapolres Merauke AKBP   Agustinus Ary  Purwanto, SIK dan   Dandim 1707/Merauke Letkol Inf.  Eka Ganta Chandra, SIP di Aula Kajari.    Setelah  diberi kesempatan, Koordinator  II FSPM Ronny Rumboy menyampaikan  pernyataan 5 pernyataan sikap. Pertama  adalah mendesak Pengadilan Negeri Balikpapan, Kalimantan  Timur segera membebaskan  7 tahanan politik aksi anti rasisme  Papua. 

  Kedua, menghentikan  intimidasi, pembungkaman serta kriminalisasi  pasal makar kepada mahasiswa Papua yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.  “Mengingat  ketujuh tahanan politik adalah korban rasisme Papua, maka kami mendesak  Pengadilan Tinggi Negeri untuk segera usut kembali putusan pengadilan,’’ kata Ronny Rumboy membacakan  pernyataan sikap  tersebut.  

   Selanjutnya, point keempat adalah segera bebaskan semua   tahanan  politik lainnya  yang berkaitan dengan  aksi rasisme. Terakhir, hukum dan sistem negara Indonesia jangan rasisme kepada orang Papua.  

   Kajari   Merauke I Wayan Sumertayasa, SH, MH  mengungkapkan bahwa    permintaan  dari para  pemuda ini akan  segera diteruskan.  “Tentunya akan  akan sampaikan   terlebih  dahulu ke Kejaksaan Tinggi dan   nanti  di sana yang  akan meneruskannya ke sana,” tandasnya. (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Masyarakat Nafri Tuntut Ganti Rugi Jalan Hamadi–Holtekamp

  Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…

2 hours ago

Pembangunan Papua Tak Boleh Abaikan Masyarakat Adat

  Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…

3 hours ago

Tahun Depan Kapal dan Pesawat Harus Masuk Waropen

Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…

4 hours ago

Meski Minim Sarana Pendukung, Tetap Siaga di Tengah Bayang-bayang Bencana

 Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…

5 hours ago

Peluang Ekspor ke PNG Masih Terbuka

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…

6 hours ago

Gubernur: Kepala Daerah Wajib Hadir di Agenda Penting!

-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…

7 hours ago