

Tim Inafis Polres Merauke saat melakukan olah TKP atas kebakaran sebuah tempat usaha di Jalan Nowari Merauke, Rabu (16/11) (FOTO: Sulo/Cepos)
Terkait Terbakarnya Kios Sembako
MERAUKE–Tim Inafis Polres Merauke melakukan olah TKP terhadap sebuah kios yang yang rata dengan tanah akibat dilahap si Jago Merah, Rabu (16/11). Kebakaran itu terjadi, Selasa (15/11) sekitar pukul 19.00 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasi Humas Polres Merauke AKP Ahmad Nurung, SH membenarkan olah TKP yang dilakukan Kaur Inafis Aiptu Sugiyanto, S.Kom beserta anggotanya atas kebakaran yang terjadi di Jalan Noari, Kelurahan Karang Indah Merauke itu.
Diketahui, kebakaran di jalan Nowari ini menimpah sebuah kios Sembako dengan ukuran 3,5 x7,20 M. ‘’Dalam pelaksanaan olah TKP kasus kebakaran telah dilaksanakan pendataan barang-barang yang terbakar, penyebab terjadinya kebakaran dan meminta keterangan dari warga yang saat kejadian berada di TKP,’’ kata Kasi Humas Ahmad Nurung.
Saat olah TKP itu juga diambil sampel barang yang bisa dijadikan petunjuk peyebab kebakaran. ‘’Olah TKP ini bertujuan untuk mencari dan mengumpulkan barang bukti yang akan menjadi titik terang atau petunjuk bagi penyidik dalam mengungkap dan menemukan sebab-sebab terjadinya kebakaran. Kasus kebakaran ini masih dalam penyelidian lebih lanjut,”tutupnya. (ulo/tho)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…