

Tampak rumah warga terendam banjir akibat meluapnya Sungai Digoel, sejak Selasa (12/9)
BOVEN DIGOEL– Anggota Polsek Kouh bersama Pos Ramil Kouh membantu warga terdampak banjir akibat meluapnya sungai Digoel yang merendam rumah-rumah warga di distrik Kouh, sejak Selasa (12/9).
Bantuan ini sebagai wujud Sinergitas TNI – Polri yang langsung turun kelokasi untuk melihat kondisi dan keamanan warga ditengah banjir serta membantu memindahkan barang – barang warga agar terhindar dari air yang masuk ke dalam rumah terutama barang – barang elektronik, bahan makanan, atau barang lain yang beresiko rusak jika terkena air.
Kapolsek Kouh Iptu Sri Haryono menerangkan bahwa ketinggian air sampai saat ini mencapai 1,5 meter. Selama ininbelumnada korban jiwa namun kerugian material yang dialami warga berkisar Rp 75 juta.
“Saya mengimbau kepada warga agar tingkatkan kewaspadaan, amankan barang – barang berharga dan untuk sementara hindari penggunaan barang – barang yang menggunakan listrik untuk mengantispasi terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan,” tutup Kapolsek Sri Haryono. (ulo)
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…