

ASN lingkup Pemprov Papua Selatan, Lantamal XI Merauke dan para pemerhati lingkungan saat melakukan pembersihan Pantai Lampu Satu Merauke, Jumat (16/6) (Foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE–Penjabat Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT, mengajak warga yang tinggal di sekitar pantai lampu satu maupun seluruh masyarakat Merauke yang datang ke Pantai Lampu Satu, Kelurahan Samkai Merauke untuk menjaga kebersihan pantai tersebut. Sebab, pantai lampu satu merupakan salah satu obyek bagi masyarakat Kota Merauke untuk melepaskan penat di sore hari.
‘’Saya mengajak kepada seluruh warga yang tinggal di sini maupun seluruh masyarakat Merauke, mari kita jaga kebersiohan pantai ini. Jangan buang sampah sembarangan. Karena pantai ini merupakan sebuah beranda depan rumah kita. Kalau orang datang dari luar dan melihat rumah kita bersih kan bagus dari segi estetikanya. Tapi yang lebih penting dari sisi kesehatannya, baik kesehatan manusia maupun lingkungan di sekitar kita,’’ kata Apolo Safanpo saat bersih-bersih pantai Lampu Satu dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat (16/6).
Bersih-bersih dilakukan dari Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Selatan, dengan melibatkan Lantamal XI Merauke dan instansi lainnya serta pemerhati lingkungan.
Pj Apolo Safanpo juga menjelaskan bahwa kerja bakti yang dilakukan ini juga untuk memberi motivasi kepada warga yang ada di sekitar Pantai, masyarakat Merauke dan Papua Selatan khususnya, pentingnya menjaga kebersihan terutama di pantai.
Mantan Rektor Uncen Jayapura ini mengungkapkan bahwa program pemprov untuk tahun ini adalah bekerja sama dengan Kementrian Kelautran dan Perikanan untuk menata pantai tersebut sebagai Kampung Nelayan Maju dan ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan oleh masing-masing OPD. Misalnya Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanandan Pertanahan akan melaksanakan penanaman Mangrove , pembersihan pantai dan penataan lingkungan.
‘’Kita lihat sekarang ini, kapal-kapal berserakan disini, sehingga mengurangi keindahan pantai dan aktivitas orang yang lain sehingga nanti kita tata sehingga lebih teratur. Ini baru direncanakan Jetth 1 kilo dari darat ke laut, sehingga nanti kapal-kapal tambat di situ,’’ katanya.(ulo/tho)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…