Dalam mengantisipasi lonjakan arus kargo, menurutnya, pemerintah daerah juga tengah mencari sejumlah alternatif, terutama untuk mengatasi keterbatasan ruang di dalam kawasan pelabuhan.
Salah satu persoalan yang dihadapi saat ini adalah kegiatan penumpukan atau penyimpanan kontainer yang masih dilakukan di dalam kawasan pelabuhan. Kondisi tersebut membuat ruang operasional menjadi semakin terbatas. Idealnya itu kontainer dapat keluar,” ujarnya.
Karena itu, pemerintah daerah disebut telah menyiapkan beberapa alternatif lokasi di luar kawasan pelabuhan. Salah satunya adalah pemanfaatan lahan di kawasan Pelabuhan Perikanan yang nantinya dapat dikerjasamakan dengan pihak pelayaran maupun pihak lain yang ingin membangun depot atau tempat penampungan barang.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan di dalam kawasan pelabuhan sekaligus mempercepat proses keluar-masuk barang. Terkait antrean kapal, pihak Muhammad Rasul menyebutkan kondisinya masih dinamis karena dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pasang surut air laut dan kondisi lapangan. “Sampai saat ini masih berjalan normal,” katanya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRK Tolikara, Meinus W. Yanengga, S.IP., bersama anggota DPRK Tolikara dalam…
Wakil Ketua II DPRP Papua Pegunungan Terius Yigibalom menekankan sesuai dengan ketentuan undang -undang nomor…
Narasi aksi unjuk rasa yang beredar melalui pamflet (flayer) di media sosial dan grup WhatsApp…
Penyebab kebakaran 9 ruko dan 16 unit kamar kos di Jalan Bhayangkara atas sampai saat…
Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Polri Bell 412EP nomor registrasi P-3002 yang dipiloti oleh AKBP Asran…
Pantauan di lokasi, kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala…