

MERAUKE- Uskup Amboina Mgr Petrus Canisius Mandagi, MSC yang diangkat Vatikan sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke (Kame) mengingatkan seluruh umat Katolik Keuskupan Agung Merauke untuk tidak melakukan manuver terkait dengan situasi Keuskupan Agung Merauke saat ini. Sebab, lembaga gereja kata Uskup Mandagi bukan organisasi politik. Sehingga tidak boleh ada kubu-kubuan apalagi tuntutan pergantian dan sebagainya.
‘’Jangan diantara kita tokoh-tokoh gereja mulai bermanuver sana sini kemudian membuat kelompok ini dan itu. Ini organisasi gerejani yang diwarnai cinta kasih. Disini tidak ada persaingan politik, karena lembaga gereja bukan lembaga politik,’’ tandas Uskup Mandagi yang suka ceplas-ceplos ini, saat menjelaskan posisinya kepada umat Katolik Keuskupan Agung Merauke pada perayaan misa sykur 114 tahun gereja Katolik di Selatan Papua, Rabu (14/8).
Uskup Mandagi menjelaskan bahwa dirinya diangkat sebagai Aministrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke bukan atas kehendaknya. Namun merupakan perintah dari Vatikan atau Paus.
‘’Kita ada hirarki. Saya sebagai Uskup Ambon dan Mgr Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C sebagai Uskup Bandung. Kami banyak tugas. Apalagi keuskupan besar lagi. Tapi perintah Paus datang. Bukan karena kemauan saya. Saya hanya menjawab kepada duta Vatikan ketika diminta menjadi administrator apostolik. Jawaban saya, karena saya sayang Keuskupan Agung Merauke dan atas perintah dari Vatikan maka saya siap sedia,’’ tandasnya.
Uskup Mandagi juga menjelaskan kepada Umat Katolik Keuskupan Agung Merauke bahwa dirinya hanya sebagai Administrator Apostolik. Artinya tetap ada Uskup Agung di Keuskupan Agung Merauke.
‘’Uskup Nikolaus Adi Saputra tetap Uskup Agung, tetapi kekuasaannya dicabut oleh Paus. Jadi postesta tidak ada. Hanya nama saja. Tidak tahu, mau kembalikan atau tidak itu urusan Paus.Bukan urusan kita,’’ tandasnya.
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Uskup Agung Merauke Nikolaus Adi Saputra, MSC, ditarik dan menjalani masa on going formation di Roma. Kemudian Vatikan menunjuk Uskup Timika Mgr John Philip Saklil, Pr sebagai sebagai Aministrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke. Sedangkan Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C sebagai Visitor Apostolik Keuskupan Agung Merauke. Namun, satu minggu setelah ditunjuk dan diangkat sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke, Tuhan berkehendak lain. Uskup Mgr John Philip Saklil meninggal dunia. Sepeninggal Uskup John Philip Saklil, kemudian Vatikan mengangkat Uskup Amboina Mgr Petrus Canisius Mandagi, MSC sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke. (ulo/tri)
Petugas mengamankan sedikitnya 50 paket ganja kering siap edar dengan berat total mencapai 670 gram.…
Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menjelaskan berdasarkan analisis terhadap data ekspor-impor, pihaknya…
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan tetap fokus menjalankan program pembangunan demi memperkuat perekonomian…
Manajer klub Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan sedikit dipusingkan dengan sanksi tanpa penonton pada putaran pertama…
Menurut Mahfud, banyak pihak terkecoh saat Polri dan Kejaksaan menyampaikan kasus tersebut sudah dilimpahkan. Sebab,…
Kesemutan terjadi ketika saraf mendapatkan tekanan dalam waktu lama atau aliran darah ke saraf terhambat.…