Categories: MERAUKE

Dinkes Provinsi Kesulitan Penuhi Penyebaran Dokter Umum dan Gigi

MERAUKE– Dinas Kesehatan Provinsi Papua masih kesulitan untuk memenuhi ketenagaan dokter umum dan dokter gigi untuk seluruh puskesmas yang ada di wilayah cakupan Provinsi Papua Selatan yang meliputi 4 kabupaten yakni Merauke, Asmat, Mappi dan Boven Digoel.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahangiar mengungkapkan, ada 9 ketenagaan yang harus ada di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

‘’Kesembilan ketenagaan tersebut yakni dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, sanitarian, gizi, dan lingkungan. Tapi, kesulitan kami yaitu dokter umum dan dokter gigi. Terutama dokter gigi yang hampir sebagian besar puskesmas belum ada,’’ kata Benedicta Herlina Rahangiar baru-baru ini.

Karena itu, lanjut Benedicta Herlina Rahagiar, tahun ini pihaknya bekerja sama dengan Kementrian Keshetaan melalui Program Nusantara Sehat dan untuk Provinsi Provinsi Papua Selatan dengan program Ha Anim sehat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

5 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

6 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

7 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

8 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

9 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

10 hours ago