Categories: MERAUKE

Dimasukkan ke Ruangan Khusus, Seorang Napi Mengamuk

MERAUKE- Tak terima dimasukkan ke dalam ruangan khusus isolasi, seorang Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke mengamuk dan berusaha melawan petugas Lapas Merauke.

Kalapas Merauke Lukas Laksana Frans kepada wartawan mengungkapkan, Narapidana yang berulah dan berusaha melawan petugas tersebut bernama Hendrikus Kandaimu alias Onco. Hendrikus Kandaimu, lanjut Kalapas dimasukkan ke dalam ruang khusus karena sudah tercatat 3 kali membuat keonaran di dalam Lapas Merauke.

Namun sebelum membuat pelanggaran tersebut pada 2021 lalu dengan 8 teman yang merupakan satu kelompok dalam Lapas melakukan pembunuhan terhadap 2 teman Napi lainnya, karena kedua korban tersebut tidak melakukan ilmu hitam atau santet kepada seorang warga binaan lainnya yang meninggal di rumah sakit saat itu. Padahal, teman tersebut meninggal karena Covid.

”Jadi dia sering membuat masalah, sehingga kita memasukkan ke dalam ruang isolasi khusus untuk memberi efek jerah. Apalagi memegang Handphone,” jelasnya.

Hanya saja, lanjut Kalapas, yang bersangkutan tidak terima dan membuat ulah dengan berusaha melawan petugas. ”Kalau kita yang tangani, nanti ada masalah baru lagi, sehingga kami minta bantuan Polres dan Kabag Ops langsung merespon.

Namun Kabag Ops tidak bisa mengambil kebijakan apakah bisa dipindahkan ke Rutan Mapolres. Tapi, Pak Kapolres langsung datang dan disetujui untuk dipindahkan ke Rutan Mapolres Merauke,” kata Kalapas. Sebenarnya, lanjut Kalapas, ingin mengajukan yang berkaitan dengan Lapas lainnya, misalnya ke Jayapura.

Namun karena ada kasus baru yakni pembunuhan 2 warga binaan lainnya yang belum dilakukan proses sidang. Ini karena yang bersangkutan masih menjalani pidananya dengan vonis 14 tahun atas pembunuhan anak di bawah umur beberapa waktu lalu.

”Untuk pidananya atas kasus pembunuhan pertama, masih cukup lama. Tapi, mudah-mudahan kasus barunya segera terjaga sehingga berkekuatan hukum tetap kita bisa pindahkan ke Lapas lainnya di Indonesia,”pungkasnya. (ulo/th)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

19 minutes ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

1 hour ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

2 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

3 hours ago

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

4 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

5 hours ago