

Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan yang dilakukan jajaran TNI di di GOR Hiad Sai II Merauke, Minggu. (FOTO:Sulo/Ceposonline.com)
MERAUKE – Persediaan obat-obatan farmasi untuk kebutuhan melayani masyarakat di setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Merauke masih sangat cukup.
‘’Untuk kita saat ini di Kabupaten Merauke, persediaan obat-obatan farmasi untuk melayani kebutuhan masyarakat masih cukup. Kalaupun ada kekurangan satu dua jenis obat akan dibackup provinsi dalam waktu yang tidak terlalu lama,’’ kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Edoardus Tumanggor ditemui media ini di Kantornya, Selasa(12/8).
Kata Edo, jika ada kekosongan atau persediaan menipis, kemungkinan karena kasus lagi naik atau karena jenis obat tersebut dibutuhkan cukup signifikan seluruh Indonesia. ‘’Ada juga obat-obat tertentu pada saat tertentu sulit diperoleh karena kemungkinan penyakit tersebut hampir melanda seluruh Indonesia,’’ jelasnya.
Edo menyebut, untuk obat-obatan ini diperoleh dari 2 sumber. Pertama, obat-obatan bersumber dari program nasional seperti obat Malaria, TB, HIV dan sejumlah obat lainnya yang mana penyakit tersebut tereleminasi di tahun 2030. ‘’Untuk obat lewat program nasional ini didroping langsung dari pusat ke setiap kabupaten kota diseluruh Indonesia melalui provinsi,’’ terangnya.
Page: 1 2
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…