Categories: MERAUKE

Pemuda Marind Harus Mampu Tingkatkan Kapasitas Diri

MERAUKE- Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT, meminta kepada pemuda Marind yang merupakan anak negeri Kabupaten Merauke untuk terus meningkatkan kapasitas mereka, baik  melalui jenjang pendidikan maupun berbagai pelatihan dalam rangka menyongsong pemekaran Provinsi Papua Selatan.

Permintaan ini disampaikan Bupati Romanus saat membuka Kongres II Pemuda Marind Kabupaten Merauke, di  Gedung II GOR Hiad Say Merauke, Jumat (13/5).

    Bupati menjelaskan, ketika dihubungi panitia kongres untuk membuka kegiatan tersebut, dirinya mempunyai kesan pribadi dan selaku  pemimpin bahwa anak-anak negeri Marind ini mulai tumbuh.

‘’Itu kesan pertama. Mereka lihat bahwa negeri  tidak tinggal statis. Tapi terus bertumbuh. Mereka harus mampu mengorganisasi diri, dapat berkomunikasi dengan semua pihak  yang ada, TNI, Polri, swasta, pemerintah daerah dan siapa saja,’’ katanya.

Nilai lainnya, lanjut dia, bahwa anak-anak Marind  ini masih menjunjung tradisi masyarakat di tanah Marind.  Kalau diamati secara spesifik, kata bupati Romanus,  tradisi  orang Marind adalah shoft. Bijak menanggapi apapun yang terjadi. Sehingga dengan munculnya  misalnya penolakan otonomi daerah baru atau provinsi, ternyata setelah diberi penjelasan mereka menerima.

‘’Saya katakan bahwa daerah  ini tumbuh, dan kita bersyukur kepada pemerintah. Karena DOB merupakan salah satu pendekatan dari pemerintah untuk cepat pertumbuhan. Karena Papua dalam konteks dunia harus tumbuh, tidak boleh tinggal diam, “bebernya.

Catatan dari TNI dan Polri, kata Bupati Romanus bahwa orang Marind  adalah orang yang shoft. ‘’Tapi mungkin ada segelintir orang yang membuat  tidak aman, setelah saya berkoomunikasi dengan pak Kapolres paling karena miras. Tapi kegiatan yang sampai anarkis atau  melawan negara sampai hari ini  untuk Marind, saya masih pada titik merah putih,’’ pungkasnya.

Ketua Panitia Kongres Martinus O Mahuze, menjelaskan Kongres ini salah satunya  untuk memilih badan pengurus baru, karena Pemuda Marind selama ini berjalan tanpa dilengkapi dengan perangkat-perangkatnya. Termasuk anggaran dasar rumah tangga, standar operas prosedurnya, termasuk program kerjanya. ‘’Itu yang kita siapkan semua, yang sebelumnya kita lalui dengan mempersiapkan pra kongres,’’jelasnya. (ulo/tho)    

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

2 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

2 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

6 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

6 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

13 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

14 hours ago