Categories: MERAUKE

Open House Diizinkan, Tapi Terbatas dan Prokes

MERAUKE-Seiring dengan dicabutnya program pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM) Level 3 dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) oleh pemerintah pusat, maka untuk  open house  dan kegiatan lainnya berkaitan dengan Nataru  tersebut tetap diizinkan. Namun secara terbatas dengan protokol kesehatan (Prokes).

  “Karena PPKM level 3 sudah dicabut oleh pemerintah maka untuk open house tetap diizinkan tapi secara terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan,” kata Kabag Hukum Setda Kabupaten Merauke  Viktor Kaisiepo, SH saat dihubungi Cenderawasih Pos lewat telepon selulernya, Sabtu (11/12).

   Viktor  Kaisiepo menjelaskan bahwa untuk Kabupaten Merauke saat ini levelnya berada di PPKM level 1. Artinya kegiatan seperti open house diperbolehkan, tapi secara terbatas dan dengan protokol kesehatan.

  Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke  Fransiskus Anggawen,  menjelaskan bahwa tidak ada penyekatan pada saat perayaan Natal dan tahun baru. Masyarakat tetap bisa melakukan kunjungan keluarga atau kerabat kerja dalam menjalin hubungan silaturahmi.

  “Tidak penyekataan selama perayaan Natal dan tahun baru. Yang terpenting, tetap prokes. Mengunakan masker dan di setiap rumah yang mau dikunjungi disediakan tempat cuci tangan dan sabun,” jelasnya.

  Namun   begitu, Frans mengaku bisa juga dikembalikan ke  distrik dan kampung masing-masing untuk mengambil kebijakannya. “Tapi kalau kita lihat sekarang hampir nol. Yang penting prokes, salah satunya pakai masker,” tandasnya.

  Sementara itu, data  yang diperoleh dari  Satgas Covid Kabupaten Merauke tercatat kasus aktif yang masih ditangani tinggal 2 orang dari 3.709 kasus kumulatif. Dari jumlah ini pula sebanyak 265 diantaranya meninggal dunia.

  Sedangkan yang sembuh atau selesai isolasi sebanyak 3.442 orang. Lalu untuk yang telah vaksin   sebanyak 177.466 dosis yang terdiri dari dosis pertama sebanyak 100.248 orang atau  sekitar 80,29 persen.  Lalu dosis kedua sebanyak 76.466 orang atau 61,24 persen. Terakhir dosis ketiga untuk  Nakes sebanyak 752 orang. (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: NATAL

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago