

Anak-anak Program Adem yang telah berhasil menyelesaikan studinya selama 3 tahun, saat ini telah kembali ke Merauke, Kamis (11/6) (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE- Pada tahun 2023 lalu, Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengirim 48 anak-anak asli Papua lulusan SMP yang berprestasi mengikuti program Afirmasi Pendidikan menengah (Adem) di sejumlah kota studi di Pulau Jawa.
Dari 48 anak yang dikirim tersebut, sebanyak 39 orang diantaranya berhasil menyelesaikan pendidikannya di SMA. Sedangkan 9 diantaranya gagal ditengah jalan dan harus pulang terlebih dahulu.
‘’Dari 48 anak yang kita kirim dari Papua Selatan, sebanyak 39 berhasil menyelesaikan pendidikannya. Sementara 9 lainnya gagal dengan berbagai alasan,’’ kata Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Akademi Komunitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Aliva Koneng, S.Pd, seusai memberikan arahan kepada 39 lulusan Adem yang telah kembali ke Merauke, Kamis (11/6).
Oliva Koneng menjelaskan, 9 anak yang gagal ditengah jalan tersebut yakni 4 dari Kabupaten Boven Digoel, 2 dari Kabupaten Merauke, 2 dari Mappi dan 1 dari Kabupaten Asmat. ‘’Kami disini hanya melakukan pendampingan. Sementara pembiayaan seluruhnya dari Kementrian Pendidikan,’’ katanya.
Oliva Koneng menjelaskan, 39 anak yang lulus tersebut selanjutnya mengikuti seleksi lanjutan untuk program Adik. Jika lulus dalam seleksi, maka nanti akan dibiayai sepenuhnya oleh Kementrian Pendidikan. Pendaftaran untuk mengikuti seleksi tersebut dilakukan langusng oleh sekolah dimana anak-anak tersebut lulus.
‘’Kalau tidak lulus dalam seleksi tahun ini, maka yang bersangkutan masih punya kesempatan 1 kali untuk mengikuti seleksi di tahun depan. Tapi, bisa juga mengikuti program beasiswa yang dilaksnaakan oleh Dinas Ppendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan,’’ katanya.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…