

MERAUKE-Nasib naas dialami oleh Elisabet Rosa Batas (21). Warga SP 7 Tanah Miring, Distrik Tanah Miring Merauke itu ditemukan tewas di dalam areal perkebunan kelapa sawit PT Agri Cipta Persada (ACP) Afdeling 4, Distrik Muting, Kabupaten Merauke, Rabu (12/2) sekitar pukul 06.30 WIT. Korban ditemukan seorang saksi bernama Yeri Neno Haifeto (39).
Korban diduga tewas dibunuh. Sebab, ditubuh korban ditemukan luka benda tajam dan tanda-tanda kekerasan. Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah seorang perempuan tersebut
Menurut Kapolres, setelah pihaknya mendapatkan laporan, Kapolsek Muting bersama anggotanya langsung menuju TKP dan mengevakuasi jenazah korban. Kronologis kejadian penemuannya kata Kapolres ketika saksi sekitar pukul 06.30 WIT dari Camp Afdeling 2 N 87 hendak pulang ke rumah Kampung Enggol Jaya.
Sesampai di blok N 86 saksi melihat ada seorang perempuan tergeletak di samping pohon kelapa sawit menggunakan baju berwarna hijau sehingga saksi kembali ke Camp Afdeling 2 N 87 untuk menyampaikan kepada rekan kerja yang lainnya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muting.
Sekitar pukul 07.00 WIT, Kapolsek Muting tiba di TKP bersama piket dan selanjutnya dilakukan olah TKP. Setelah dilakukan olah TKP, selanjutnya jenazah langsung dibawa ke Merauke ke kamar mayat RSUD Merauke.
Menurut Kapolres, keluarga korban meminta agar jenazah dipulangkan ke rumah di Tanah Miring SP 7 jalur I RT 3 Distrik Tanah Miring Merauke. Kapolres menjelaskan lebih jauh bahwa dari hasil visum sementara ditemukan luka sobek di bagian dagu kiri panjang 10 cm kedalaman 3 Cm, luka lebam di bagian leher dan bekas pukul di bagian mata.
“Diduga korban meninggal karena dibunuh. Tapi siapa pelakunya dan apa motifnya ini yang sedang kita lakukan penyelidikan,” tandas Kapolres. (ulo/tri)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…