

Satnarkoba Polres Boven Digoel saat memberikan sosialisasi bahaya Narkoba dan Miras kepada peserta didik baru di SMA Santo Yoseph Tanah Merah, Selasa (11/7), kemarin. (FOTO: Humas Polres Boven Digoel for Cepos) BOVEN DIGOEL-Untuk mencegah penyalahgunaan Narkotika di kalangan pelajar di Kabupaten Boven Digoel, Satuan Narkoba Polres Boven Digoel memberikan sosialisasi terkait bahaya Narkotika dan minuman keras bagi peserta didik di SMA Santo Yoseph Tanah Merah, Kabupaten Boven Digeol, Selasa (11/7), kemarin. Sosialisasi ini diikuti 122 peserta didik baru yang terdiri dari laki-laki 48 orang dan perempuan 74 orang. Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budhiarta, SIK Melalui Kasat Katkoba Digoel Iptu Irwan, S.Sos yang menjadi narasumber pada sosialisasi itu mengajak dan mengimbau para peserta disik tersebut untuk menjauhi penyalahgunaan Narkotika dan Miras. Karena keduanya akan merugikan diri sendiri. ‘’Saya harapkan dan mengimbau kepada adik-adik semua untuk menjauhi namanya Narkotika maupun minum minuman keras. Jangan coba-coba karena semuanya itu dapat merugikan diri sendiri,’’ katanya. Apalagi, jika menjadi pengedar Narkoba, lanjut Kasat Narkoba, sudah pasti akan diproses secara hukum dan kemungkinan besar ketika menjalani proses hukum maka pendidikannya akan terhenti. ‘’Sehingga itu akan merugikan diri sendiri maupun orang tua. Sebagai generasi penerus bangsa, harapan pemerintah dan daerah ini, adik-adik yang akan menjadi stafet pemimpin dan membangun daerah ini kedepan,’’ terangnya.(ulo/tho)
BOVEN DIGOEL-Untuk mencegah penyalahgunaan Narkotika di kalangan pelajar di Kabupaten Boven Digoel, Satuan Narkoba Polres Boven Digoel memberikan sosialisasi terkait bahaya Narkotika dan minuman keras bagi peserta didik di SMA Santo Yoseph Tanah Merah, Kabupaten Boven Digeol, Selasa (11/7), kemarin. Sosialisasi ini diikuti 122 peserta didik baru yang terdiri dari laki-laki 48 orang dan perempuan 74 orang.
Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budhiarta, SIK Melalui Kasat Katkoba Digoel Iptu Irwan, S.Sos yang menjadi narasumber pada sosialisasi itu mengajak dan mengimbau para peserta disik tersebut untuk menjauhi penyalahgunaan Narkotika dan Miras. Karena keduanya akan merugikan diri sendiri.
‘’Saya harapkan dan mengimbau kepada adik-adik semua untuk menjauhi namanya Narkotika maupun minum minuman keras. Jangan coba-coba karena semuanya itu dapat merugikan diri sendiri,’’ katanya.
Apalagi, jika menjadi pengedar Narkoba, lanjut Kasat Narkoba, sudah pasti akan diproses secara hukum dan kemungkinan besar ketika menjalani proses hukum maka pendidikannya akan terhenti.
‘’Sehingga itu akan merugikan diri sendiri maupun orang tua. Sebagai generasi penerus bangsa, harapan pemerintah dan daerah ini, adik-adik yang akan menjadi stafet pemimpin dan membangun daerah ini kedepan,’’ terangnya.(ulo/tho)
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…