Categories: MERAUKE

Penanganan Senjata Rakitan akan Diserahkan ke Polisi

MERAUKE – Kasus penangkapan terhadap    kepemilikan senjata rakitan laras panjang jenis Garand dan 8 butir munisi call 5,56 MM oleh Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif  410/Alugoro akan diserahkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Kasrem 174/ATW Mayor Inf. Laharuni saat dihubungi media ini lewat telepon selulernya mengungkapkan, setelah diserahkan dari Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif  410/Alugoro ke Danrem, selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh Kasintel Korem 174/ATW. Setelah itu, kemudian perkara tersebut diserahkan ke polisi. ‘’Kan Korem itu punya kepentingan, hanya meminta keterangan saja. Habis itu, kemudian diserahkan ke polisi,’’ jelasnya.

Secara terpisah, Kabag Ops Polres Merauke Kompol Viki Pandu, SIK, SH, MH, saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya belum menerima pelimpahan perkara tersebut. ‘’Mungkin masih di Korem. Kalau itu mau diserahkan, kita siap untuk menerima. Tapi sampai hari ini, belum menerima pelimpahannya,’’ kata Kabag Ops di sela-sela pengamanan penjemputan dan konvoi keliling kota Merauke, Senin (11/7).

Namun Kabag Ops menjelaskan lebih lanjut bahwa jika pengungkapan senjata rakitan itu dilakukan di wilayah hukum Polres Merauke maka sudah pasti penanganannya nanti dilakukan oleh Polres Merauke. ‘’Tergantung lokusnya,’’ jelasnya.

Sebagaimana diketahui, 1 pucuk senjata rakitan laras panjang jenis Garand dan 8 butir munisi call 5,56 MM tersebut berhasil diamankan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 410/Alugro saat melakukan sweeping di Pos Camp Modern Kampung Asiki, Disrik Jair, Kabupaten Boven Digoel beberapa hari lalu. Senjata rakitan dan beberapa munisi tersebut ditemukan dalam  mobil Daihatsu Xenia Nomor Polisi PA 7184 GB saat melintas di Pos Camp Modern. Senjata rakitan dan 8 butir munisi call 5,56 MM itu diduga milik seorang warga berinisial ES.(ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

9 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

10 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

11 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

12 hours ago