

MERAUKE-Sebanyak 4.000 Kepala Keluarga (KK) yang berada di perbatasan dan pulau terluar di Kabupaten Merauke diajukan untuk mendapatkan bantuan sembako dari Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP).
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Elias Mithe, ketika ditemui media ini mengungkapkan bahwa di tengah pandemi Covid-19, pemerintah pusat melalui BNPP akan memberikan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok (Bapok) kepada warga yang terdampak Covid-19 di perbatasan negara dan pulau terluar.
Untuk wilayah perbatasan, kata dia, ada 5 distrik yakni Naukenjerai, Sota, Muting, Ulilin dan Elikobel. Begitu juga untuk pulau terluar sebanyak 5 distrik yakni Waan, Tabonji, Kimaam, Ilwayab dan Semangga.
“Data sudah kami kirimkan sebanyak 4.000 KK ke pusat, tapi berapa yang disetujui nanti kita tunggu saja,” jelasnya.
Hanya saja, sampai sekarang, pihaknya belum mendapat informasi balik kapan bantuan Bapok tersebut diterima dan bisa disalurkan kepada warga.” Kita berharap bantuan ini bisa segera disampaikan kepada kita untuk selanjutnya kita salurkan kepada warga yang berhak menerima. Karena sebagian warga sudah mengetahui adanya bantuan yang akan diberikan dari pemerintah pusat tersebut,” tambahnya. (ulo/tri)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…