Untuk cabai Rawit sendiri yang harganya masih berkisar Rp 110.000-120.000 perkilo, Sekda Yermias Ndiken menjelaskan bahwa jika harga dari cabai tersebut sangat tinggi maka kebijakan yang diambil adalah mendatangkan dari luar. Hanya saja, jelasnya, para petani cabai di Merauke meminta untuk tidak mendatangkan cabai Rawit dari luar tersebut.
Namun lanjut dia, jika stok cabai Rawit tersebut bisa memenui kebutuhan masyarakat dan harga dapat dikendalikan maka pemerintah tidak perlu mendatangkannya dari luar Merauke tapi memanfaatkan hasil produksi petani lokal. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…