Untuk cabai Rawit sendiri yang harganya masih berkisar Rp 110.000-120.000 perkilo, Sekda Yermias Ndiken menjelaskan bahwa jika harga dari cabai tersebut sangat tinggi maka kebijakan yang diambil adalah mendatangkan dari luar. Hanya saja, jelasnya, para petani cabai di Merauke meminta untuk tidak mendatangkan cabai Rawit dari luar tersebut.
Namun lanjut dia, jika stok cabai Rawit tersebut bisa memenui kebutuhan masyarakat dan harga dapat dikendalikan maka pemerintah tidak perlu mendatangkannya dari luar Merauke tapi memanfaatkan hasil produksi petani lokal. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
BUMD milik Pemprov Papua, PT Irian Bhakti Papua (Perseroda) terus mengoptimalkan aset perusahaan yang tersebar…
Abisai menilai keberadaan petani memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan dan ketersediaan pangan di…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., meresmikan Gedung Gereja GKII Nehemia Skow, Klasis…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW…
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…