Categories: MERAUKE

Tiga Laporan Dugaan Pelanggaran Dianggap Clear

Devisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Merauke Yeuw M. Felix Tethool, SIP didampingi Devisi Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kabupaten Merauke Drs. Xaverius Wonmut, M.Hum, saat menggelar jumpa pers di Kantor Bawaslu Kabupaten Merauke, Kamis (10/9) (FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE- Tiga  laporan dugaan pelanggaran pemilu yang  terjadi  yakni pemasangan sasi di Kimaam, dugaan intimidasi  pemilih di Jagebob untuk memilih  pasangan tertentu dan adanya pembagian sembako  di Jagebob oleh Bawaslu dianggap  clear.

  Komisioner  Bawaslu Kabupaten Merauke Felix Tethool, SIP  kepada wartawan di Kantor Bawaslu Kabupaten  Merauke,  mengungkapkan bahwa  pihaknya telah menginvestigasi ketiga  laporan tersebut. 

  Untuk pemasangan sasi adat di  Kimaam. Menurut  Felix Tethool, pihaknya telah  menelusuri dan telah disampaikan Panwaslu  distrik  bahwa orang-orang yang ada di sana tidak merasa terganggu  dan pasangan calon lain tetap bisa melakukan kampanye meski ada pemasangan sasi adat itu.

   “Artinya,  oknum yang melakukan sasi itu tidak bisa mewakili seluruh masyarakat Kimaam. Dan meski itu  dilakukan, namun pasangan calon yang dilarang masuk tetap bisa melakukan kampanye di sana,” tandasnya. 

   Sementara untuk Jagebob soal intimidasi, kata Felix Tethool yang terkait dengan surat dari pemilik  hak ulayat, pihaknya  juga sudah telusuri.  Dari awal Panwaslu Distrik Jagebob  juga sudah melakukan penelusuran.

  “Dan hasil yang kami dapat dan mewawancarai beberapa orang yang hadir langsung saat kegiatan itu dan mereka merasa tidak terintimidasi dengan kegiatan itu. Karena menurut mereka, pemilik   hak ulayat hanya meminta untuk mendukung pasangan  tertentu tapi menurut  petani yang menggarap hak ulayat itu bahwa  meski ada menyampaikan begitu tapi  para petani punya hak untuk menentukan pilihannya sendiri. Sehingga ini  clear bahwa bunyi intimidasi sama sekali tidak ada.  Kemarin kami juga sudah ketemu pemilik hak ulayat dan beberapa orang dan mneyatakan bahwa mereka tidak merasa diintimidasi,’’ tandasnya.

   Sementara  di Kampung Nalkin terkait dengan pemberian  sembako dari salah satu pasangan calon kepada Martila yang ada di dalam video yang viral tersebut, menurut Felix Tethool, pihaknya sudah bertemu langsung  yang bersangkutan.  Diperoleh keterangan bahwa saat penyerahan  paket sembako itu tidak ada ajakan atau kata-kata untuk memilih pasangan calon tertentu. 

  “Cuma saat diserahkan dia tanya  ini dari siapa dan disebutkan  dari pasangan calon tersebut. Tapi tidak dibilang supaya memilih pasangan  calon  yang memberi pakt sembako itu sehingga  saat diserahkan tidak disertai penengasan untuk memilih pasangan tertentu,’’ katanya.

  Pihaknya juga ketemu dengan tim sukses pasangan  tersebut di Kampung  Nalkin dan disampaikan bahwa saat itu rencana mau bakar-bakar tapi tidak jadi dan  mereka berpikir untuk beli sembako  untuk bagi kepada masyarakat asli Papua yang ada di Kampung Nalkin. ‘’Saat pembagian sambako itu juga tidak  meminta penerima untuk memilih pasangan yang mereka usung,’’ tandasnya. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

24 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

1 day ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

1 day ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

1 day ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

1 day ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

1 day ago