

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria. (Foto: Istimewa).
MIMIKA – Pada hari Selasa, (7/10) terjadi aksi saling serang antar dia kelompok warga di Jalan Cenderawasih Sp2 Timika, tepatnya di depan Kompleks Perumahan Pemda.
Aksi saling serang itu sempat memicu kepanikan pengguna jalan baik pengendara roda dua maupun roda empat dan lainnya.
Hal itu dikarenakan warga saling serang menggunakan batu dan busur panah. Pedagang dan pengusaha bengkel di sekitaran lokasi kejadian pun terpaksa menutup tempat usahanya buntut peristiwa tersebut.
Selain kios hingga bengkel, ruas Jalan Cenderawasih khususnya yang menjadi area baku serang itu turut ditutup massa dari dua kelompok warga yang saling serang.
Atas insiden ini, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria pun angkat bicara. AKP Rian menjelaskan bahwa peristiwa itu dipicu oleh kegagalan dalam menyampaikan pesan (miskominikasi) antar kedua kelompok yang berujung baku serang.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…