

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria. (Foto: Istimewa).
MIMIKA – Pada hari Selasa, (7/10) terjadi aksi saling serang antar dia kelompok warga di Jalan Cenderawasih Sp2 Timika, tepatnya di depan Kompleks Perumahan Pemda.
Aksi saling serang itu sempat memicu kepanikan pengguna jalan baik pengendara roda dua maupun roda empat dan lainnya.
Hal itu dikarenakan warga saling serang menggunakan batu dan busur panah. Pedagang dan pengusaha bengkel di sekitaran lokasi kejadian pun terpaksa menutup tempat usahanya buntut peristiwa tersebut.
Selain kios hingga bengkel, ruas Jalan Cenderawasih khususnya yang menjadi area baku serang itu turut ditutup massa dari dua kelompok warga yang saling serang.
Atas insiden ini, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria pun angkat bicara. AKP Rian menjelaskan bahwa peristiwa itu dipicu oleh kegagalan dalam menyampaikan pesan (miskominikasi) antar kedua kelompok yang berujung baku serang.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…