Categories: MERAUKE

Tiga Bacalon DPRPS Mantan Terpidana Korupsi

MERAUKE-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Selatan memastikan 1 dari 3 Bakal Calon (Bacalon) anggota DPR Papua Selatan (DPRPS) merupakan mantan terpidana korupsi, harus dilakukan pergantian karena belum memenuhi syarat untuk maju dalam  Pemilu Legeslatif periode 2024-2029.

‘’Dari 500 lebih bakal calon anggota DPR Papua Selatan periode 2024-2029, 3 diantaranya merupakan mantan terpidana korupsi.  Sesuai dengan peraturan yang ada bahwa untuk mantan terpidana korupsi tersebut, jika ancaman hukumannya di atas  5 tahun maka yang bersangkutan baru bisa maju apabila sudah bebas murni di atas 5 tahun,’’ kata Ketua KPU Provinsi Papua Selatan, Theresia Mahuse, SH, ketika ditemui di Kantor KPU Provinsi Papua Selatan, Kamis (10/8).   

   Dikatakan, dari 3 terpidana korupsi yang akan maju  dalam Pemilu legeslatif serentak 2024 tersebut, ketiganya dijerat dalam pasal UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.

Denagn dasar itu, ternyata satu diantaranya bebas murni kurang dari 5 tahun, sehingga bakal calon legeslatif  tersebut harus diganti oleh partainya. Hanya saja,  mantan ketua KPU Kabupaten Merauke ini enggan menyebut asal partai dan nama bacalon mantan terpidana korupsi tersebut.

Sementara itu, terkait dengan perbaikan dokumen administrasi yang kembali diberikan KPU  kepada Parpol mulai 6-11 Agustus 2023,  Theresia Mahuse mengaku  bahwa pada Kamis 10 Agustus 2023, tercatat 4 parpol yang telah mengkonfirmasi akan memasukan dokumen perbaikan tersebut ke KPU Provinsi Papua Selatan.

‘’Ada 4 Parpol yang telah mengkonfirmasi kepada kami untuk memasukan dokumen perbaikan hari ini Kamis 10 Agustus 20-23 sampai pukul  16.00 WIT atau 4 sore. Sementara 14 partai lainnya, sudah pasti akan memasukan dokumen perbaikan itu Jumat besok (hari ini,red) karena besok merupakan hari terakhir sampai pukul  23.59 WIT,’’ tambahnya. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pemkot Dorong Pemulihan Kehidupan dan Ekonomi Korban Kebakaran

   Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…

34 minutes ago

Posko Ditutup, Seluruh Bantuan Pengungsi Dok V Disalurkan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…

2 hours ago

Protes Pembongkaran Lapak, Pedagang Ajukan Tuntutan ke Pemkot

   Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…

3 hours ago

Pemerintah Diminta Lebih Serius Tangani Banjir

Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…

4 hours ago

Banyak Karhutla tapi Belum Ada yang Diproses Hukum

Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…

5 hours ago

Komnas HAM Didesak Investigasi Tewasnya Leonardus Konorop

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…

6 hours ago