Categories: MERAUKE

Jadi Terdepan, Lanud Merauke Harus Selalu Siap Gelar Operasi

Panglima Komando Operasi Angkatan Udara  (Pangkoopsau) III Marsda  TNI Andyawan Martono P., SIP    saat tiba di Merauke dan disambut bupati Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si,  Wakil Bupati  Merauke  Sularso, Ketua DPRD Merauke  Ir. Drs  Benjamin Latumahina,   Danrem 174/ATW Brigjen TNI Agus Abdurraf, SIP,   Danlantamal  XI Merauke  Brigjen TNI  (Mar) Lukman, ST, M.Si (Han),   Komandan Lanud J.A Dimara Kolonel Pnb Deni Hasoloan  Simanjuntak, Kamis (9/1) ( FOTO: Sulo/Cepos )

MERAUKE-  Panglima Komando Operasi Angkatan Udara  (Pangkoopsau) III Marsda  TNI Andyawan Martono P., SIP   bersama rombongan melakukan kunjungan kerja   yang pertama ke Merauke, Kamis (9/1).    

  Saat tiba di Merauke,   Pangkoopsau III  disambut Bupati  Merauke  Frederikus Gebze, SE, M.Si, Wakil Bupati  Merauke  Sularso, Ketua DPRD Merauke  Ir. Drs  Benjamin Latumahina,   Danrem 174/ATW Brigjen TNI Agus Abdurraf, SIP,   Danlantamal  XI Merauke  Brigjen TNI  (Mar) Lukman, ST, M.Si (Han),   Komandan Lanud J.A Dimara Kolonel Pnb Deni Hasoloan  Simanjuntak. 

   Kepada wartawan,  Pangkoopsau III menjelaskan bahwa  sebagai pejabat baru di   Kopsau III dirinya  harus tahu   dimana satuan-satuan jajaran   yang dirinya pimpin. Sebab, Kopsau III adalah Kops AU yang baru dibentuk tahun 2018  oleh Panglima TNI. ‘’Jadi saya langsung melihat kesiapannya  kalau kita melaksanakan  operasi di daerah   Papua ini. Dalam  arti bukan operasi sesungguhnya tapi inikan Lanud mempunyai tugas  salah satunya adalah mendukung operasi  apabila memang dibutuhkan negara dalam operasi penerbangan di TNI Angkatan Udara,’’ kata Pangkoopsau III Marsda  TNI Andyawan Martono.    

    Dikatakan, Lanud Merauke  adalah lanud  yang berbatasan langsung baik  di arah Selatan maupun arah Timur, sehingga setiap saat harus siap. ‘’Siap dalam arti kalau  kita melaksanakan  tugas dan operasi disini, kita harus siap. Personilnya, sarana dan prasarananya dan peranti lunaknya. Sekarang ini  perubahan dari Opsau II ke Opsau III. Banyakl piranti yang  harus diperbaiki,’’ terangnya.  

   Kendati berada di perbatasan, namun  Pangkoops menilai bahwa saat ini  tidak  terllau banyak yang perlu dikuatirkan  karena  dari sisi ancaman udara sedikit sekali.  ‘’Disini cukup komunikatif baik  pemerintahnya muapun negara tetangga kita,’’  tambahnya.  

   Sementara     itu, saat tiba  dan  istirahat sejenak, Pangkoops III bersama  rombongan menuju ke Mako Lanud  J.A Dimara  untuk menerima  paparan dari  Danlanud Merauke Kolonel Pnb Deni Hasoloan Simanjuntak dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.  Dilanjutkan  dengan  peninjauan spot kunjungan antara lain   genset fasint, selther, lapangan tembak, peresmian  mess Bomi Sai, mess raja wali, base ops baru dan kunjungan ke Kapsul  Waktu. (ulo)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

4 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

5 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

6 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

7 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago