

Salah satu pohon palem yang dirusak oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu (8/12) kemarin. (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE-Untuk kesekian kalinya, pohon palem yang ditanam di media jalan sepanjang jalan Brawijaya sampai jalan Taman Makam Pahlawan Merauke dalam rangka penghijuan ditebang. Kali ini sejumah pohon Palem yang berada di sekitar jalan Brawijaya tersebut ditebang oleh Orang Tak di Kenal (OTK).
Diperkirakan, sejumlah pohon palem ini ditebang pada malam hari dan baru diketahui Rabu pagi. Adanya pengrusakan yang dilakukan oleh OTK tersebut membuat publik Merauke geram. Pasalnya, kejadian seperti ini bukan baru pertama kali namun berkali-kali. Padahal palem yang ditebang tersebut sudah mulai besar karena ditanam dari ukuran kecil sekitar 4-5 tahun lalu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke Ir. Hj. Harmini, M.Si, mengungkapkan bahwa masalah pohon palem yang ada di median jalan tersebut kembali kepada kesadaran masyarakat mau tidak Kota Merauke terlihat bagus. ‘’Karena kami dari Dinas Lingkungan Hidup berusaha untuk menanam dan memperbaiki supaya Merauke terlihat asri, rapi dan indah dengan adanya bunga dan pohon. Tapi, kalau masyarakat terus memotong dan bukan sekali tapi berkali-kali, ya mau diapa lagi,’’ katanya. (ulo/tri)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…