

Lomba makan papeda yang digelar Ikatan Nusalea Merauke dalam rangka memperingati Hari Pattimura ke-205 di Pantai Lampu Satu Kelurahan Samkai Merauke, Minggu (8/5).( FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE– Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Pattimura atau Pattimura Day ke-205, Ikatan Keluarga Nusa Ina, Ambon dan Lease (Nusalea) Merauke menggelar atraksi dan lomba, di Pantai Lampu Satu, Kelurahan Samkai Merauke, Minggu (8/5).
Lomba dan atraksi ini diawali dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan. Kemudian dilanjutkan dengan lomba makan telur kuning, kemudian lomba mengayam ketupat. Lalu lomba makan papeda dan terakhir atraksi pukul menyapu.
Untuk tiga lomba tersebut, masing-masing diikuti 20 perserta yang tidak hanya berasal dari warga etnis Maluku yang ada di Merauke, tapi juga etnis lain yang mau berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Lomba makan papeda merupakan salah satu lomba yang mendapat perhatian dari warga yang Merauke yang datang memenuhi Pantai Lampu Satu Merauke tersebut. Termasuk atraksi pukul menyapu.
Ketua Ikatan Nusalea Taufik Latarisa, S.Sos, mengungkapkan, kehadiran warga Maluku khususnya dari ikatan keluarga Nusalea di Merauke karena terpanggil untuk sama-sama membangun negeri tercinta Animha Merauke ini.
‘’Dengan Hari Patrrimura ke-205, kita Pattimura-Pattimura muda yang bangkit dan meneruskan perjuangan Pattimura dimanapun dan kapanpun. Kita Maluku tetap membuat yang terbaik untuk negeri ini,’’ kata Taufik Lattarissa.
Sebagai orang Maluku yang ada di tanah rantau yang memiliki satu gandong, kata Taufuik Latarissa, harus tetap menjunjung tinggi, saling menghargai toleransi antar umat beragama, toleransi antar suku di bumi Animha.
‘’Kita orang Maluku belum pernah mengganggu siapapun. Karena kita tahu bahwa kita adalah tamu di negeri ini. Oleh karena itu kepada bersaudara Maluku, mari dengan hari Pattimura ini, kita satukan antar kita bersaudara orang Maluku di tanah Animha ini. Kalau kita menanamkan perjuangan Pattimura-Pattimura muda maka generasi Pattimura berikutnya akan mencontohkan kita perjuangan hari ini,’’ pungkasnya.
Lomba dan atraksi tersebut juga dihadiri Ketua Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal) Merauke Ir. Drs. Benjamin Latumahina, Kasrem 174/ATW dan ketua-ketua 6 etnis yang tergabung dalam Ikemal Merauke. (ulo/tho)
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…