

Ketua PSW YPK Merauke Soleman Jambormias, S.Pd (ketiga dari kanan), Ketua Klasis GKI Merauke Pdt Hetty Kaleb (Kedua dari kiri) dan pengurus PSW YPK Merauke lainnya saat memotong kue HUT YPK ke-60 seusai ibadah syukur di Gereja GKI Ottow Merauke, Selasa (8/3). (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE-Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) telah genap 60 tahun hadir di Tanah Papua, tepatnya pada 8 Maret 2022. Yayasan ini operasional pertama pada 8 Maret 1962 dengan hadirnya SD YPK di Biak. Terkait dengan kehadiran YPK yang berulang tahun ke-60 itu, PSW YPK Merauke menggelar ibadah syukur di Gereja GKI Ottow Merauke, Selasa (8/3).
Hadir para guru dan kepala sekolah dari YPK Merauke baik TK, SD, SMP dan SMA-SMK. Ketua PSW YPK Merauke, Soleman Jambormias, S.Pd, M.Pd yang juga sebagai Kepala Sekolah SMA YPK Merauke itu mengungkapkan, kehadiran YPK di Tanah Papua adalah membantu banyak anak-anak Papua mengeyam pendidikan.
Karena hadir untuk mengubah peradaban manusia Papua saat itu. Soleman Jambormias menjelaskan, untuk di Merauke, PSW YPK Merauke mengelola 44 satuan pendidikan terdiri dari SD 30 sekolah, TK 8 sekolah, SMP 4 sekolah, SMA 1 sekolah dan SMK 1 sekolah.
Dengan adanya wacana untuk yayasan di Papua bisa mandiri, menurut Soleman Jambormias bahwa yayasan yang ada di Papua tidak bisa disamakan dengan yayasan yang ada di luar Papua. ‘’Yayasan YPPK, Yapis dan YPK, YPPGI, Advent tidak bisa disamakan dengan yayasan bonafit yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Karena justru anak-anak ekonomi lemah, masuk di sekolah-sekolah dari yayasan-yayasan ini,’’ jelasnya.
Karena itu, dia mengharapkan lewat UU Otsus yang mengakui keberadaan yayasan-yayasan ini tetap menjadi perhatian pemerintah. ‘’Pemerintah pusat saja memperhatikan yayasan ini lewat dana BOS.
Dia tidak pernah berpikir ini sekolah yayasan atau negeri. Kenapa kita yang ada di daerah, yang ada dana Otsus, kita tidak memberikan dukungan kepada yayasan. Harapan saya kepada pemerintah daerah, mari bantu kita untuk yayasan-yayasan ini, karena di dalamnya anak-anak negeri dengan ekonomi lemah yang harus ditolong,’’ tandasnya.
Sementara itu, dalam memeriahkan HUT YPK ke-60 tersebut, Soleman Jambormias menjelaskan, selain menggelar pertandingan bola voli antar klub, juga ada lomba nyanyi solo dan Yospan. ‘’Pada puncak HUT hari ini, kita gelar ibadah syukur,’’ pungkasnya.
Ibadah syukur itu di bawah tema dengan semangat hari jadi ke-60 tahun, YPK di Tanah Papua, kita mendorong perubahan dan meningkatkan kualitas pendidikan. (ulo/tho)
Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…
Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…