

dr Nevile R. Muskita (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE-Setelah sempat berada dalam zona hijau, selama 4 hari, tercatat 3 warga kembali terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (5/11) dan hari berikutnya, Sabtu (6/11), 2 orang yang dalam perawatan dan isolasi dinyatakan meninggal dunia.
Dengan penambahan ini, untuk tingkat kematian Kabupaten Merauke terus mengejar Kota Jayapura. Sebab, untuk Kota Jayapura dari total 12.965 orang yang terkonformasi positif Covid sejak pandemi, jumlah yang meninggal dunia sebanyak 271 orang. Sementara untuk Kabupaten Merauke, jumlah yang terkonformasi Covid sebanyak 3.691 orang dengan total yang meninggal 260 orang. Artinya, tingkat kematian di Kabupaten Merauke merupakan yang tertinggi di Papua.
Selain adanya 2 orang yang meninggal, warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (6/11) bertambah sebanyak 5 orang.
Penambahan ini terjadi di Distrik Kimaam sebanyak 3 orang, sehingga Kimaam yang sebelumnya sudah berada dalam zona hijau kembali menjadi zona merah. Penambahan lainnya adalah di Distrik Tanah Miring sebanyak 1 orang dan Distrik Merauke 1 orang yang sebelumnya 1 orang menjadi 2 orang. Sehingga yang menjalani perawatan sampai Sabtu (6/11) sebanyak 6 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita, terus mengingatkan warga untuk tetap prokes. Sebab, pandemi belum berakhir dan masih ada di tengah masyarakat. (ulo/nat)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…