Begitu dengan TPP, kita sesuaikan dengan fluktuasi besar kecilnya keuangan daerah kita. Karena terjadi efisiensi maka TPP kita kurangi dan sesuaikan. Tapi, gaji pokok, tunjangan dan insentif tidak kita kurangi,’’ pungkasnya.
Sekadar diketahui, di tahun 2025 lalu APBD Provinsi Papua Selatan masih menyentuh angka Rp 1,5 triliun. Namun di tahun 2026 ini APBD Provinsi Papua Selatan yang ditetapkan kurang dari Rp 1 triliun. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…